Wakil Ketua DPRD Medan Minta Seluruh Sopir Angkot Dites Urine

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk melalukan tes urine terhadap semua sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Medan.

Hal ini berkaitan dengan kecelakaan maut antara Angkot Wampu Mini 123 dan Kereta Api (KA) di perlintasan KA Jalan Sekip, Medan, Sabtu (4/12/2021). Sehingga menyebabkan 4 orang penumpangnya tewas, satu diantaranya anak-anak dan beberapa penumpang lainnya luka berat.

“Minimal sebulan sekali tes urinenya. Ini dilakukan untuk menghindari terulangnya peristiwa tragis seperti ini. Akibat sopir yang tak sehat akal dan pikirannya, nyawa orang lain pun melayang. Dalam hal ini harus dilakukan evaluasi agar peristiwa serupa tak terulang," tegasnya.

Salah seorang korban luka berat dalam kejadian itu adalah seorang gadis bernama Putri Sefyrawan (19). Putri merupakan warga Jalan Karya Ujung Gg Karang Sari Kelurahan Karang, Berombak Medan Barat yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kabar korban Putri Sefyrawan dari keluarga kurang mampu, sampai pada Wakil Ketua DPRD Medan H Rajudin Sagala. Dengan gerak cepat Rajudin mengadvokasi korban ke Rumah Sakit (RS) Royal Prima Jalan Ayahanda Medan.

“Akibat Angkot yang ia naiki menerobos kereta api sedang lewat di Jl. Sekip sehingga mengakibatkan kakinya patah, kepala dan matanya kena serpihan kaca, butuh penanganan medis secepat mungkin. Untuk itu pada pukul 17.45 saya menyarankan agar korban dirawat secara gratis di RS Royal Prima,” ucap Rajudin Sagala kepada wartawan, Sabtu (4/12/2021) malam.

Politisi Partai PKS Medan ini sedikit menceritakan kronologis tabrakan tersebut, bahwa awalnya terlihat sebuah mobil angkot Wampu mini dengan kecepatan sedang, tiba-tiba muncul dari jalur kanan dan terus kedepan berusaha melewati perlintasan kereta api. Namun naas saat posisi angkot tepat ditengah jalur perlintasan, Kereta Api dari arah Binjai menuju Medan lewat dan langsung menabrak badan angkot tersebut dan menyeret nya sampai beberapa meter.

“Ini merupakan akibat kelalaian supir Mini Wampu 123, yang tidak mengindahkan keselamatan penumpangnya. Saya doakan semoga Putri Sefyrawan dan korban lainnya cepat sembuh,” pungkasnya. (DS/ Dik)

Share:
Komentar

Berita Terkini