Waka Polrestabes Medan : Pelaku Bunuh Korban Karena Sombong

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Motif pembunuhan terhadap Warso (44) warga Jalan Kalibaru Barat 4, Jakarta Utara, yang dilakukan pelaku Lambas Manulang (51) Warga komplek Pemda, Lubuk Pakam, bermotif dendam. 

Demikian dikatakan Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan dalam press rilisnya di Mapolrestabes Medan, Rabu (1/12/2021) petang. 

"Jadi, pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena dendam atas sikap dan prilaku korban yang sombong," kata AKBP Irsan. 

Dijelaskan Irsan bahwa pelaku dalam kondisi mabuk saat membunuh korban yang saat itu sedang tidur di kursi di depan kantor Satpam bersama security CV Sumber Baru di Jalan Sisingamangaraja, Selasa (30/11/2021) sekira pukul 22.15 WIB.

"Saat itu korban yang lagi tidur ditarik pelaku dan membenturkan kepala korban ke lantai hingga korban tak sadarkan diri yang akhirnya tewas saat di rumah sakit," jelas Irsan. 

Sementara itu, pelaku kepada wartawan mengatakan jika ia dan korban adalah sahabat. "Sudah 15 tahun kami berkawan, bang. Aku kesal dan dendam sama dia (Korban) karena saat kupanggil dia enggak mau nyahut," ujar pelaku yang sudah 30 tahun jadi supir ini. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Warso (44) warga Jalan Kalibaru Barat 4, Jakarta Utara, Provinsi DKI tewas dengan sejumlah luka pada bagian punggung dan kepalanya akibat dibanting, Selasa (30/11/2021) sekira pukul 22.15 WIB.

Warga Jakarta Utara yang berprofesi sebagai supir bus antar provinsi ini tewas saat dibawa ke rumah sakit. Pelaku pun berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Patumbak.

Informasi yang diterima, kejadian itu berawal dari cekcok mulut antara korban dan pelaku bernama Lambas Manulang (51) Warga komplek Pemda, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Ketika cekcok pelaku langsung menjambak rambut korban dan membanting tubuh pelaku ke lantai hingga korban mengalami luka pada punggung dan kepala.

Menerima informasi adanya korban tewas, Unit Reskrim Polsek Patumbak atas perintah Kapolsek Kompol Faidir Chaniago, langsung menuju ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

Saat itu korban sedang duduk di depan kantor Satpam bersama security CV Sumber Baru di Jalan Sisingamangaraja.

Karena ada perselisihan antara keduanya, lalu tersangka menarik rambut korban dan membantingnya ke lantai berulang kali. sehingga kepala korban terbentur ke lantai hingga menyebabkan korban tak sadar diri.

"Selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sesampai di rumah sakit korban meninggal dunia,” ucap Kompol Faidir Chaniago, Rabu (1/12/2021) siang. 

Sampai saat ini pelaku masih di periksa oleh pihak penyidik Unit Reskrim Polsek Patumbak dan memeriksa saksi-saksi yang ada di tempat kejadian perkara.

"Pelaku masih kita periksa dan saksi-saksi sudah kita periksa diambil keterangannya,"pungkas Kapolsek. (ds/Wandi/red)

Share:
Komentar

Berita Terkini