Tiga Catatan Fraksi PDI Perjuangan Gunungsitoli Soal Ranperda APBD 2022

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menyampaikan pemandangan umum terhadap Ranperda APBD Tahun 2022.

Pemandangan umum itu dibacakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Gunungsitoli, Atieli Zebua, dalam rapat paripurna, Rabu (1/12/2021).

Dihadapan Walikota Gunungsitoli, Atieli mengatakan Ranperda APBD Tahun 2022 adalah Ranperda menyangkut kesejahteraan masyarakat. Juga dapat digunakan sebagai instrumen meningkatkan pelayanan dan pembangunan.

Menurutnya, Rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Tahun 2022 sangat istimewa karena menjadi RAPBD pertama dari penjabaran RPJMD lima tahun ke depan.

Namun demikian, Atieli mengakui banyak tantangan dihadapi saat penyusunan RAPBD. Seperti memastikan keberlanjutan pembangunan, merealisasikan visi-misi kepala daerah, serta meningkatkan pelayanan kesehatan, sosial, dan ekonomi di masa transisi pandemi Covid-19.

"Upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli menanggapi tantangan dimasa pandemi Covid-19 sepatutnya mendapat apresiasi sebesar-besarnya. Karena Covid-19 membawa dampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Gunungsitoli", kata Atieli.

Atieli mengungkapkan, isu yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah saat ini adalah penanganan kesehatan masyarakat. Contohnya menyediakan vaksin Covid-19, obat-obatan, dan memprioritaskan program pemulihan ekonomi.

"Fraksi PDI Perjuangan berharap, Pemerintah Kota Gunungsitoli meningkatkan kinerja dan pelayanan secara berkesinambungan. Sebab dengan adanya tata kelola yang baik dapat mewujudkan perbaikan terhadap tujuan diinginkan", ujar Atieli.

Secara umum, lanjutnya, Fraksi PDI Perjuangan memahami nota keuangan APBD Tahun 2022 yang disampaikan Walikota Gunungsitoli. Meski begitu, ada tiga catatan Fraksi PDI Perjuangan yang perlu menjadi perhatian. Adapun itu, diantaranya:

1. Fraksi PDI Perjuangan berharap, OPD dan SKPD sebagai penerima anggaran terus meningkatkan mutu kinerjanya sekalipun banyak terjadi pemangkasan di APBD Tahun 2022.

2. Fraksi PDI Perjuangan mengingatkan, agar Pemerintah Kota Gunungsitoli konsisten memprioritaskan program kegiatan dalam RPJMD 2021-2026 yang memihak terhadap kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

3. Fraksi PDI Perjuangan berharap, Ranperda APBD Tahun 2022 menjadi instrumen untuk mewujudkan visi-misi Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini