Oknum Kadis Dikjar Siantar Diduga "Kebal Hukum"

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Oknum Kepala Dinas Pendidikan Dan Pengajaran (Dikjar) Kota Pematang Siantar berinisial RM sepertinya "kebal hukum".

Pasalnya, hingga saat ini belum terlihat adanya penegak hukum yang melakukan pemeriksaan pengerjaan proyek yang dilaksanakan Dikjar Kota Siantar.

Seperti proyek miliyaran  dana DAK (dana Alokasi Khusus) tahun anggaran 2021 merehabilitasi bangunan SD (sekolah dasar) dan SMP(sekolah menengah pertama) di Kota Pematang Siantar yang diduga dikerjakan asal jadi. 

Proyek rehabilitasi sekolah SD dan SMP saat ini dilapangan ada yang sedang dikerjakan dan ada yang sudah selesai dikerjakan, dikawatirkan kwalitasnya sebab para rekanan mengerjakan dilapangan kurang pengawasan dari Dispenjar dan konsultan. 

Salah hasil pantauan wartawan dilapangan, salah satu pekerjaan Rehabilitasi berat SMP N-10 berbiaya Rp 990 juta yang dikerjakan CV Paredes beberapa Item pekerjaan janggal seperti pemasangan lantai keramic sebahagian lantai lama dibongkar dan sebagian lagi tidak dibongkar langsung menaburkan semen dan dipasang kramic. 

Para pekerja dilapangan ketika ditanya mengatakan, sebagai pekerja hanya melakukan perintah rekanan, pekerja juga mengakui ada datang sekali-sekali konsultan pengawas untuk melihat pekerjaan.

Konsultan pengawas Dedi ketika dikonfirmasi wartawan via selulernya baru-baru ini mengatakan, lantai lama harus dibongkar baru dipasang kramic baru. 

Sementara pengamatan wartawan di beberapa sekolah SD dan SMP  di Kota Pematang Siantar tidak tertutup kemungkinan banyak kejanggalan -kejanggalan cara kerja rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan. 

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar RM,  Senin (6/1/2021) saat hendak dikonfirmasi terkesan mengelak.

"Saya mau melayat,"ucapnya sambil berlalu. ( ES )

Share:
Komentar

Berita Terkini