Lewati Masa Pandemi, Fraksi Golkar Medan Minta Pemko Buat Terobosan Inovatif

Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Guna meningkatkan penerimaan daerah apalagi melewati masa sulit pandemi Covid 19, Fraksi Golkar DPRD Medan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan terobosan upaya kreatif dan inovatif.

Hal itu disampaikan oleh Modesta Marpaung saat membacakan pandangan Fraksi Golkar di rapat paripurna tentang Pendapat Fraksi terhadap R- APBD Kota Medan tahun anggaran 2022 di gedung DPRD Kota Medan, Selasa (20/11/2021).

"Dengan upaya kreatif dan inovatif untuk menggali potensi baru maka dipastikan meningkatkan PAD. Sehingga dapat menutup kebocoran dari berbagai sektor yang terjadi selam ini," papar Modesta.

Selain itu, Fraksi Golkar DPRD Kota Medan akan mampu mewujudkan keberhasilan pembangunan Kota Medan yakni mensejahterahkan masyarakat bila menciptakan terobosan tersebut.

Fraksi Golkar DPRD Kota Medan juga meminta agar tahun 2022 mendatang menjadi momen mewujudkan visi dan misi Walikota. Maka, pihaknya berharap agar pola penyerapan anggaran dilakukan dengan pola yang progresif, proporsional dan kontonius. 

Kemudian, Fraksi Golkar DPRD Kota Medan berharap agar Pemko Medan dapat memprioritaskan dan memasukkan seluruh pokok pokok pikiran (E Pokir) anggota DPRD Medan. Pemko Medan juga harus dapat berkreasi dan berinovasi dalam mengoptimalkan penerimaan sumber sumber Pendapatan Asli Daerah lewat elektronik seperti E-Parking.

Fraksi Golkar DPRD Kota Medan menilai bahwa APBD Tahun 2022 mampu mendorong Kota Medan sebagai Kota yang berkah maju dan kondusif untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan daya saing global mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan.

Dengan penataan ruang, branding pariwisata dan budaya, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM  serta mewujudkan birokrasi dan tata kelola yang baik dan bersih. Tentunya, dengan tekad bersama “membenahi Kota Medan sebagai Kota metropolitan yang humanis”.

Untuk itu, agar Wali kota Medan terus memacu kinerja OPD melalui kebijakan manajemen birokrasi profesional melalui peningkatan kualitas SDM dan pemanfaatan teknologi modern. Selain itu, penempatan aparatur tetap mempertimbangkan kemampuan yang sesuai dengan bidangnya. 

Sementara itu, Walikota Medan Bobby Afif Nasution mengapresiasi anggota dewan yang telah membahas dengan komprehensip, cermat dan teliti R APBD Kota Medan 2022, sebagai "APBD Rakyat dan APBD Sehat".

Sebagai APBD Rakyat maka dalam pelaksanaan nantinya diharapkan mampu mengatasi berbagai masalah pembangunan Kota. Selain itu, APBD juga dapat menstimulus penciptaan lapangan kerja.

Sebagai APBD Sehat, maka APBD TA 2022 menunjukkan Kota Medan memiliki kemandirian keuangan daerah yang terus meningkat. Sebab pendapatan 50% bersumber dari PAD. Diketahui, Pemko bersama DPRD Kota Medan telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 6,673 triliun. (*/ di)

Share:
Komentar

Berita Terkini