Dana Belanja Swakelola Rp 41,7 M Lebih Dipertanyakan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Dana untuk biaya swakelola tahun anggaran 2021 di Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Simalungun di 38 aitem senilai Rp 41.711.937.000 di duga banyak yang kurang tepat sasaran hingga banyak kalangan mempertanyakan. 

Seperti penyelenggaraan rapat koordinasi dan konsultasi SKPD senilai Rp 327.478.000, pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah Rp 559.000.000,penyediaan jasa komonikasi sumber daya air dan listrik Rp 24.180.468.185, koordinasi dan penyusunan perda tentang APBD peraturan kepala daersh tentang penjabaran APBD, penatausjaan milik daerah Rp 1.018.656.870,pengamanan milik daerah Rp 873.006.520 dan beberapa aitem lainnya banyak kejanggalan. 

Dari informasi dari beberapa pejabat di dinas menyebutkan, dana itu yang paling banyak untuk membayar rekening listrik lampu jalan yang ada di kabupaten Simalungun lebih kurang Rp 2 Meliar setiap bulannya. 

Frans Saragi selaku kepala badan yang coba dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/12/2021) yang hendak tidak berada dikantornya.

Sedangkan Herlanto selaku pihak PLN yang ditemui seakan menutup nutupi pembayaran rekaning lampu jalan di Kabupaten  Simalungun, pihaknya mengatakan apakah sudah mendapat ijin dari Pemerintah Kabupaten Simalungun soal berapa setiap bulannya di bayar tolong siapa orangnya.

Sementara itu, Simare-mare selaku tokoh masyarakat Simalungun menyesalkan pihak PLN yang tidak transparan soal pembayaran lampu jalan yang ada di Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan ini  Mare mare mengharapkan aparat hukum atau yang berwenang untuk menangani temuan tersebut. ( ES)

Share:
Komentar

Berita Terkini