Alahmak, Pembangunan DPT dan Drainase di Jalan Ulumamis Situnggaling Diduga 'Projek Siluman'

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Proyek pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) dan Drainase (Parit-red) di Jalan Provinsi tepatnya Jalan Ulumamis Situnggaling atau tiga Dolok Desa Ulumamis Situnggaling Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan Propinsi Sumatera Utara diduga 'proyek siluman'.


Sebab, berdasarkan pantauan dailysatu.com, Selasa 14 Desember 2021 di lokasi proyek tidak terlihat papan proyek yang menyatakan besaran dana anggaran yang dipakai, lama pekerjaan, pemenang lelang, juga asal dana anggaran yang dipakai.



Diketahui, Proyek pemerintah yang tidak mencantumkan papan plang proyek dalam pembangunannya bukan hanya melanggar Undang - Undang keterbukaan informasi publik (KIP), tetapi juga bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahun 2012, tentang kewajiban memasang papan nama pada pembangunan proyek yang dananya dibiayai oleh negara.



Parahnya, dari keterangan Heryansah Pasaribu selaku Kepala Tukang dalam proyek itu mengaku tidak mengetahui nama kontraktor yang mengerjakan. Dirinya hanya tahu mandor proyek yang menyuruhnya bekerja, namanya Hasibuan "Nama Aslinya saya tidak tau,"katanya.


Berdasarkan amatan, DPT yang dibangun itu sepanjang 105 meter, tinggi 2 meter sedangkan kedalaman drainase yakni 80 Cm, lebar drainase 1 meter tersebut, seluruh pekerjanya juga tidak menggunakan alat pengaman diri seperti masker anti covid, rompi, helm, ataupun sepatu. 


"Ini proyek PU, saya tidak tahu siapa kontraktornya. Tapi mandornya pak Hasibuan orang Padang Sidempuan," ungkap Heryansah Pasaribu.


Dalam pengerjaan Pembangunan DPT dan paret tersebut ada Kejanggalan dalam bahan adukan campuran semen dan pasir yang tidak sesuai standar. (ds/Andri Pasaribu & Erry Takah)

Share:
Komentar

Berita Terkini