Polres Taput Gulung Komplotan Sindikat Curanmor Antar Daerah Berikut Empat Motor dan Satu Mobil

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo

dailysatu.com - Enam orang sindikat spesialis pencuri kendaraan bermotor antar daerah berhasil diringkus Satreskrim Polres Tapanuli Utara.

Keenam orang tersangka, yaitu Reynaldi Simanjuntak (19), warga Desa Sangkar Nihuta Sihotang, Kecamatan Balige Kabupaten Toba, Indra P Baringbing (31), warga Desa Marsangap Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, Rezer Hutasoit (22), warga Desa Tambunan Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Aldy Syahputra Tambunan (22), warga Silimbat Kecamatan Sigumpar, KabupatenToba,  inisial CJP (17), warga Sitorang Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, dan inisial SPR (17) warga Desa Moho Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.

Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung, didampingi Waka Polres Kompol J Sitompul SH, Kasat Reskrim AKP  Jonser Banjarnahor, Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, kepada media saat konferensi pers di Polres Taput, Sabtu (06/11/2021 ), menjelaskan keenam tersangka berhasil di tangkap dari tempat yang berbeda pada Jumat (05/11/2021). 

Pertama ditangkap, yaitu Reynaldi Simanjuntak dari kediamannya di Sangkar Nihuta, Balige. Setelah diinterogasi, tersangka ini memberitahukan teman-temannya. Tim lalu melakukan pengejaran sehingga tersangka yang lain bisa diamankan keseluruhan.

Pengungangkapan kasus ini, kata Kapolres, berawal dari laporan pemilik kenderaan Maruhum Sianturi, warga Kecamatan Muara, Taput, yang kehilangan sepeda motor pada, Jumat (22/10/2021) lalu.

"Setelah menerima laporan, selanjutnya tim bekerja untuk melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Mereka merupakan sindikat spesialis curanmor dibeberapa daerah, bukan hanya di Taput, bahkan di daerah lain," jelas AKBP Ronald Sipayung.

Keterangan tersangka dalam pemeriksaan, ketika hendak beraksi mereka terlebih dahulu berkomunikasi lewat hp untuk berkumpul di satu titik di  daerah Balige. Dari pertemuan itu, mereka lalu berbagi tugas sesuai peran masing-masing dan menentukan tujuan ke mana akan beraksi melakukan pencurian.

Tersangka RS, IPB, RH dan AST langsung menuju target. Selanjutnya CJP, SPR membeli hasil curian. Saat beraksi ke lapangan, ke empat tersangka selalu menggunakan mobil Avanza milik IPB.

"Dari tangan tersangka, kita berhasil menemukan barang bukti berupa empat unit sepeda motor dan satu unit mobil Avanza warna hitam," ujar Kapolres.

Saat ini ke enam orang tersangka sudah ditahan dengan menerapkan dua jenis  pasal. Untuk ke empat orang pelaku ke lapangan diterapkan Pasal 363 ayat (2) dari KUHPidana subs Pasal 363 ayat (1) ke-3e, ke-4e, dan ke-5e dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.


Sedangkan tersangka lain, yaitu CJP dan SPR, dikenakan pasal Memberikan Pertolongan Jahat (Penadah), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 480 ke-1e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini