Pemko Gunungsitoli dan Bank Indonesia Tandatangani Roadmap

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama Bank Indonesia menandatangani Rencana Kerja Roadmap Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemerintah Daerah.

Penandatanganan itu berlangsung di aula lantai ll kantor Walikota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, Jumat (5/11/2021).

Kepada wartawan, Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli SE M.Si, mengatakan bahwa penandatangan Roadmap bentuk sinergitas Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan Bank Indonesia.

Sowa'a menerangkan, elektronifikasi transaksi keuangan adalah perubahan cara pembayaran setiap program kegiatan pemerintahan daerah yang sebelumnya tunai menjadi nontunai.

"Elektronifikasi transaksi keuangan merupakan salah satu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia pada 14 Agustus 2014 lalu", kata Sowa'a.

Menurutnya, kedatangan Bank Indonesia menjadi penyemangat pemerintah daerah dalam memajukan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Gunungsitoli ditengah masa pandemi Covid-19.

“Penandatanganan Roadmap implementasi program pemerintah pusat dalam mengoptimalisasi proses pemulihan ekonomi nasional khususnya di daerah. Tidak dipungkiri, wabah Covid-19 membuat perekonomian daerah mengalami hambatan", ujar Sowa'a.

Sowa'a menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi masalah perekonomian. Diantaranya seperti menekan laju inflasi, pemantauan ketersediaan barang serta antisipasi kenaikan harga.

"Saya mengajak Kepala Daerah se-Kepulauan Nias memanfaatkan kegiatan yang dilaksanakan Bank Indonesia dengan memberi saran pendapat demi pemulihan perekonomian masyarakat Kepulauan Nias", tandas Sowa'a.

Terpisah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo, berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli memanfaatkan potensi yang ada, Sehingga dapat meningkatkan dan menjaga ketimpangan perekonomian.

“Melalui kesempatan ini, saya mengajak pemerintah daerah untuk memanfaatkan potensi daerah yang ada. Dengan harapan perekonomian masyarakat meningkatkan secara perlahan", ucap Soekowardojo. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini