Hendra DS Bangga dan Apresiasi Bobby Nasution Turunkan Covid- 19 di Medan

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo
Hendra DS menggelar Sosper 4/2012 di Jalan Sakti Lubis, Medan Kota, Senin (15/11/2021). (Foto: dailysatu.com)

dailysatu.com-  Anggota DPRD Kota Medan, Hendra DS bangga dan mengapresiasi Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah berhasil menurunkan angka penderita Covid- 19 di Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Hendra DS saat mensosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Sakti Lubis, Medan Kota, Senin (15/11/2021).

"Saat ini, Kota Medan sudah masuk ke level II dan akan menuju ke level I. Makanya, saya bangga dan mengapresiasi Walikota Medan, Bobby Nasution yang telah menurunkan angka Covid- 19 di Medan," papar anggota dewan dari Dapil IV Kota Medan itu.

Menurunnya jumlah penderita Covid- 19 di Kota Medan bukan tanpa alasan. Hendra DS menilai, sarana isolasi penderita Covid- 19 yang disediakan oleh Pemko Medan sudah setara dengan hotel berbintang 4, seperti Hotel Soechi dan kapal apung di Belawan yang berbeda dengan kota lain.

"Yang diisolasi pun merasa senang, makanya banyak yang sembuh," papar Hendra DS.

Selain itu, Hendra DS juga mengapresiasi langkah Bobby Nasution yang telah melaksanakan vaksinasi untuk lebih 53% dari 1,9 juta penduduk Kota Medan. Saat ini, Pemko Medan sedang fokus dalam memvaksinasi warga Lansia di Kota Medan.

Hendra DS pun meminta kepada warga Kota Medan untuk mendukung program vaksinasi tersebut.

"Begitu juga dengan penertiban tempat hiburan di Medan dalam rangka memutus mata rantai Covid- 19 di Medan, saya sangat mengapresiasi itu," ujarnya.

Namun demikian, Hendra DS menambahkan pandemi Covid- 19 belum usai. Makanya, Hendra DS meminta kepada warga Kota Medan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

"Sekarang pun, geliat ekonomi di Medan sudah mulai nampak. Namun, saya harap kepada Pemko Medan untuk terus memberikan stimulus agar lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakannya," ujarnya.


Hendra DS: Posyandu Lansia Wajib Ada di Tiap Kelurahan



Terkait Perda Nomor 4 Tahun 2012, Hendra DS menjelaskan bahwa semua kejadian luar biasa tentang kesehatan, seperti penyakit menular, malaria, DBD dan Covid- 19, perobatannya ditanggung Pemko Medan.

"Seperti berobat di Puskesmas itu tidak dikutip biaya. Walau tak punya BPJS Kesehatan, hanya tunjukkan KTP saja, sudah bisa berobat. Bila Puskesmasnya tidak mampu, maka akan dirujuk ke rumah sakit," paparnya.

Begitu juga dengan Lansia, Hendra DS menambahkan berdasarkan pasal 40 Perda 4/ 2012, setiap kelurahan harus memiliki Posyandu Lansia yang akan ditangani oleh dokter Puskesmas. 

Program kesehatan Lansia ini dibentuk agar para Lansia tetap sehat dan produktif.

"Hukumnya wajib membentuk Posyandu Lansia di kelurahan. Ini sesuai amanah Perda Nomor 4 Tahun 2012," pungkasnya. (DS/ Dik)


Share:
Komentar

Berita Terkini