Tujuh Kali Mencuri, Harahap Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Januari Harahap (31), warga Desa Simasom Dolok, Kecamatan Pahae Julu, Tapanuli Utara, Sumut, tak berkutik saat ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polres Taput, setelah melakukan tujuh kali aksi pencurian di sejumlah tempat di wilayah Taput.

Aksi pelaku terungkap, berawal saat Kepala SMK N 1 Siatas Barita, Allin Tampubolon, melaporkan kejadian pencurian di sekolahnya ke Polres Taput pada Jumat (22/10/2021). Berdasarkan laporan tersebut, petugas bekerja dan  berhasil mengungkap dan menangkap pelaku nya.

Tersangka Januari Harahap berhasil ditangkap dari tempat persembunyiannya pada Senin (25/10/2021), di Aek Ristop, Kecamatan Tarutung, setelah melakukan pencurian Mixer dari SMK N 1 Siatas Barita, pada  Kamis ( 21/10/2021) sekira pukul 06.30 Wib. 

Kapolres Taput, AKBP Ronald FC Sipayung SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, Rabu (27/10/2021) membenarkan penangkapan tersebut.

Kasat Reskrim menjelaskan, dari hasil pemeriksaan penyidik, tersangka dalam satu bulan terakhir mengaku sudah tujuh kali mekakukan aksi pencurian di beberapa wilayah di Taput.

Selain di SMK N 1 Siatas Barita,  tersangka mengaku telah melakukan pencurian di rumah Riduan Siburian dari kawasan pasar Tarutung dan berhasil mencuri dua buah celengan berisi uang dan cincin emas. 

Kemudian beraksi lagi di Jalan HKI Tarutung di Toko Torop Grosir. Di sini tersangka berhasil menggodol uang senilai Rp 3 juta.

"Dari empat TKP lagi, tersangka mengakui namun pemiliknya tidak Ia kenal. Semua tempat tersangka beraksi sudah ditunjukkan kepada penyidik kita," jelas AKP Jonser.

Tersangka selama melakukan aksinya selalu main tunggal. Alasannya agar hasil pencurian bisa dinikmati sendiri. Ia mengaku bila bersama teman melakukan aksi, resiko tertangkap lebih besar karena pembagian tidak sama rata, serta teman belum tentu bisa menjaga rahasia. 

Kasat Reskrim mengimbau kepada seluruh korban pencurian agar membuat pengaduan ke Polres Taput untuk bisa diproses selanjutnya. Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka, 1 buah Mixer, 1 buah kunci T, dan 2 buah celengan plastik.

Saat ini tersangka sudah ditahan di Polres Taput dan dikenakan melanggar Pasal 363 ayat (1) ke-3e, ke-5e dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini