Asita Komit Kembangkan Objek Wisata di Sumut

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo
Ketua Asita DPD Sumut, Charles Chevalier dan Wakil Ketua, Suparman menunjukkan legalitas Asita di Medan, Selasa (12/10/2021). 


Dailysatu.com- DPD Assosiation Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) atau Aliansi Sekumpulan Industri Tur Agensi DPD Sumut komit mengembangkan sejumlah destinasi wisata di Sumut. Hal itu sesuai dengan AD ART Asita itu sendiri, yakni bergerak di bidang pariwisata.

Ketua Asita DPD Sumut, Charles Chevalier atau yang akrab disapa Charlie menjelaskan sebagai asosiasi yang murni bergerak di bidang perjalanan wisata, Asita DPD Sumut telah melakukan audiensi ke berbagai kepala dinas pariwisata kabupaten kota di Sumut, seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai dan lainnya. 

Dari berbagai audiensi tersebut, umumnya para kepala dinas pariwisata tersebut mengajak Asita DPD Sumut untuk berkolaborasi mengembangkan destinasi wisata di daerahnya masing- masing. 

"Seperti Deli Serdang. Setelah kita melakukan audiensi, kepala dinas pariwisatanya meminta kita untuk memajukan wisatanya. Ya, memang kita fokus dalam mengcreate destinasi wisata baru," paparnya didampingi Wakil Ketua Asita DPD Sumut, Suparman di Royal Cafe, Perumahan Setia Budi Indah, Medan, Selasa (12/10/2021). 

Charlie menambahkan untuk menggalakkan kembali geliat wisata setelah sempat meredup pasca pandemi Covid-19, Asita akan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Deli Serdang, menggelar Cycling, Tour de Deli Serdang. Mengingat, keindahan alam di Deli Serdang sangat layak untuk mendatangkan wisatawan mengikuti kegiatan bersepeda.

Sementara itu, Wakil Ketua Asita DPD Sumut, Suparman menjelaskan bahwa pihaknya juga akan fokus dalam mempromosikan destinasi wisata di Sumut yang masih belum tersentuh. Mengingat, ada banyak destinasi wisata di Sumut yang sangat layak dipromosikan untuk mendatangkan wisatawan, baik lokal dan asing. 

"Di Deli Serdang saja, kami mencatat ada sekitar 132 destinasi wisata dan yang sudah tersentuh itu baru 50. Itupun belum termanage dengan baik," ujarnya.

Hal itu akan menjadi fokus kerja Asita DPD Sumut kedepan. Suparman menambahkan sesuai dengan AD ART Asita itu sendiri yakni bergerang di bidang pariwisata dan bukan bergerak di bidang sosial, panti asuhan, rumah jompo, maka Asita DPD Sumut tetap fokus memajukan pariwisata di Sumut.

"Tapi anehnya, sampai sekarang rencana audiensi kami belum diterima oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumut. Seolah- olah kami ini asosiasi yang ilegal. Padahal, legilitas Asita sudah jelas dikeluarkan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Nomor AHU 0000993, AH.01.08. Tahun 2021, Tanggal 08 Juli 2021," tegasnya.

Asita DPD Sumut saat beraudiensi dengan Tourism Malaysia di Medan beberapa waktu lalu.


Selain itu, Suparman menambahkan Asita juga menjadi salah satu anggota khusus di Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Hal itu sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Asita juga telah memiliki AD/ ART tahun 2021 yang dihasilkan melalui Musyawarah Nasional Khusus VII- Asita yang digelar di Surabaya, 19- 20 Juni 2021.

"Malah, audiensi kami telah diterima oleh Tourism Malaysia di Medan dan sejumlah kepala dinas pariwisata kabupaten kota di Sumut juga telah menerima audiensi kami. Karena memang, asosiasi kami legal dengan legalitas yang resmi dari Kemenkumham yang murni bergerak di bidang pariwisata," pungkasnya. (DS/ Dik)

Share:
Komentar

Berita Terkini