Aniaya Terduga Pencuri Hingga Mati, Supir Truk Ditangkap Polres Belawan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Dedi Iskandar (40) warga Jalan Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai supir truk ini melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat H.S, SIK, SH, MH dalam konferensi pers yang dilaksanakan Kamis 21 Oktober 2021 sore.

"Tersangka kita tangkap berdasarkan laporan nomor :LP/176/X/2021/Pel-Bel/Sek-Pel Medan Labuhan tanggal 19 Oktober 2021, karena melakukan penganiayaan hingga korbannya meninggal dunia,"ucap Kapolres.

Lebih lanjut AKBP Faisal menjelaskan  penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Dedi  bermula saat tersangka melihat terpal penutup truk yang sedang parkir di depan Komplek Gudang Bahari jalan KL. Yos Sudarso bergerak – gerak. 

Karena curiga, tersangka Dedi  langsung mengambil balok kayu yang berada dilokasi dan memukulkannya kearah terpal yang bergerak.

“Setelah tersangka memukulkan balok kayu kearah terpal yang bergerak sebanyak 6 kali, dari balik terpal keluar seseorang dan langsung melarikan diri, kemudian karena terpal masih bergerak tersangka kembali memukulkan terpal yang bergerak sebanyak 4 kali sampai tidak ada pergerakan lagi. Lalu tersangka turun dari truk dan mengikat kembali terpal truk yang terbuka,"sebut Kapolres.

Setelah itu, warga datang menghampiri tersangka Dedi dan mengecek ternyata dibawah truk terdapat korban Roni Alfarizi sudah tidak bergerak.

"Korban dibawa warga ke RS Delima Martubung dan berselang 2 jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,"jelas AKBP Faisal.

Kapolres menambahkan walaupun awal permulaan tersangka melakukan pemukulan kearah terpal karena menduga sedang terjadi pencurian, namun setelah satu orang melompat keluar, seharusnya tersangka menghentikan pemukulan yang dilakukannya dan melihat apa yang ada di dalam.

"Selain menahan tersangka, kita juga mengamankan barang bukti berupa satu buah kayu balok dan satu unit truk,"cetus orang nomor satu di Polres Pelabuhan Belawan ini.

“Terhadap korban sudah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Polda Sumut, kepada tersangka sudah dilakukan penahanan dan dijerat dengan pasal 351 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutup Kapolres.(Her)

Share:
Komentar

Berita Terkini