Proyek Lanjutan Peningkatan Jalan Danau Balai Menuju Urung Kompas Terkesan Kurang Pengawasan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Proyek lanjutan peningkatan jalan Danau balai menuju Urung kompas, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dikerjakan oleh PT. Raja Batu Abadi dengan nilai kontrak Rp.3.359.531.974 sumber dana, Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran (TA) 2021 mulai dikerjakan Juli 2021 sampai November 2021 terkesan kurang pengawasan.

Pantauan wartawan dilokasi proyek Kamis (30/09/2021) siang, bahan material yang digunakan untuk pengerjaan proyek tersebut seperti, padas, pasir ditumpukan dibadan jalan. Bahkan, puluhan pekerja proyek terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu dan lain sebagainya.

Beni yang ditemui wartawan dilokasi mengaku mandor proyek lanjutan peningkatan jalan tersebut saat di konfirmasi terkait pekerja yang tidak menggunakan APD beliau mengatakan.

"Alat Pelindung Diri (APD) para pekerja proyek sebenarnya ada. Tapi, kadang tidak dipakai", jawab Beni, Kamis (30/09/2021) siang dilokasi proyek.

Beni menjelaskan,  peningkatan jalan yang dikerjakan PT. Raja Batu Abadi sepanjang 900 meter dengan menggunakan pekerja sebanyak kurang lebih 27 orang.

"Pekerja proyek lanjutan peningkatan jalan ini sebanyak kurang lebih 27 orang, dan panjang lanjutan peningkatan jalan kurang lebih 900 meter" katanya.

Namun, saat disinggung tembok atau pagar kiri kanan bibir jalan sudah ada yang jebol beni mengatakan tembok atau pagar yang jebol itu masyarakat setempat yang malakukan, "Ada empat titik yang dijebol masyarakat dengan alasan tembok atau pagar yang kami kerjakan pemicu banjir. Satu memang roboh pak dikarenakan banjir kemaren", tuturnya. (ds/zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini