Proyek Jalan Lapen di Desa Kalang, Gunakan Batu Bercampur Tanah Liat

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Proyek pembangunan jalan Lapen sepanjang 320 meter yang bersumber dari APBDesa Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 165 juta lebih di Dusun VI Desa Kalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi diduga asal jadi dan tidak akan bertahan lama.

Pasalnya batu agregat yang digunakan sebagai lapisan pondasi atas bercampur material tanah liat, sehingga daya rekatnya tidak kuat.

Salah seorang warga setempat, Marga Ujung membenarkan hal itu. Disebutkannya proyek yang bersumber dari dana desa (DD) itu dikerjakan diduga asal jadi.

"Seharusnya batu agregat yang digunakan harus bersih dari material tanah dan lumpur agar daya rekatnya kuat," ucapnya kepada wartawan.

Pantauan wartawan, pengerjaan jalan lapen yang hampir rampung 80 persen itu, kualitasnya sangat jelek  diduga tidak sesuai speck dan dikerjakan asal asalan.

Saat wartawan meninjau lokasi pengerjaan jalan, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) tidak ada di lokasi, dan hanya ditemukan para pekerja.

Untuk itu diminta kepada pihak terkait mengaudit dan memeriksa pengerjaan jalan lapen tersebut.(ds/Heri borok/hartono)

Share:
Komentar

Berita Terkini