Oktober di Isukan Mutasi Besar- Besaran Eselon II di Pemkab Simalungun

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Setelah dilantik Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi pada April tahun 2021 yang lalu, para Kepala Dinas di jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun banyak merasa tidak nyaman bekerja karena di isukan hampir seluruhnya Kepala Dinas setara Eselon II akan dilengserkan. 

Setelah isu merebak para kepala Dinas di jajaran Pemerintahan Kabupaten Simalungun bukan hanya tidak nyaman melainkan kerjapun tidak maksimal,akibatnya penyerapan anggaran di Kabupaten Simalungin rendah. 

Rendahnya penyerapan anggaran ini telah di akui Gubernur Sumatra Utara Edy Ramayadi saat kunjungan kerja baru-baru ini ke Simalungun.  

Beberapa Kepala Dinas kepada wartawan yang namanya tidak mau disebutkan mengakui, masa transisi ( pergantian bupati) itu hal yang biasa. 

Para Kepala Dinas berharap janganlah mengimport dari luar karena masih banyak yang layak ASN di jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun menduduki jabatan kepala dinas. 

Salah satu isu yang beredar contohkan Kepala Dinas Kominfo yang saat ini di Jabat Wasin Sinaga di sebut- sebut yang akan menggantikannya di datangkan dari Kabupaten Batubara.

Serta isu yang beredar Kepala BKD juga didatangkan dari luar.

Saat wartawan dailysatu.com melakukan penelusuran baru-baru ini mendapat informasi dari salah satu Staf kominfo, yang mengatakan Kepala Dinas kominfo Simalungun akan di jabat pendatang baru dari luar Simalungun terbukti oknum yang akan menjabat itu pernah berkomonikasi dengan staf kominfo menanyakan soal anggaran. Sedangkan pendatang baru ini disebut -sebut orang dekat wakil Bupati. 

Anehnya lagi kata para pejabat yang menduduki eselon II, ada pejabat sampai memimpin dua dinas. Sehingga mereka berpikir apa tidak adalagi ASN dijajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun yang mampu menjalankan tugas di dinas tersebut.

Tidak menjadi rahasia umum selama kepemimpinan RHS dan Zonny Waldi sudah ada beberapa Plt eselon II yang di ganti, bahkan saat ini sudah ada beberapa eksodus ke jajaran Pemerintahan Kabupaten Simalungun yang akanenduduki jabatan "empuk".(ES)

Share:
Komentar

Berita Terkini