Gawat Dapat Bantuan Dandang, Warga Malah Dikutip Uang Rp 250 Ribu

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Kurangnya pengawasan dari instansi terkait, sejumlah oknum di Desa Malum, Kecamatan STTU Jahe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Diduga melakukan penyelewengan dana desa dalam bidang pemberdayaan masyarakat sub bidang pertanian dan peternakan.

Bagaimana tidak, warga yang seharusnya mendapat bantuan dandang Gambir malah dikutip uang sebesar Rp 250 ribu.

Padahal, yang seperti diketahui pembuatan dandang tersebut  bersumber dari Dana Desa tahun 2021 pada kegiatan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (alat produksi/pengelolaan/penggilingan) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Sub Pertanian dan Peternakan sebesar Rp 149. 850.015 untuk pembuatan 135 buah dandang.

Menurut pengakuan salah satu warga yang enggan namanya dimuat mengatakan, dirinya harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan sayu buah dandang besar yang digunakan untuk memasak Gambir.

"Kami disuruh bayar Rp 250 ribu oleh orang desa,  mau tak mau biar dapat dandang besar untuk masak gambir. Begitu syaratnya kata pengurus desa, ya kami bayar lagi," aku pria anak tiga ini pada wartawan.

Mantan PJ Desa Malum Jan Rudi Hartono Silalahi yang dikonfirmasi wartawan terkesan buang Badan.

"Kalau ada warga yang merasa keberatan silahkan lapor. Saya kira ini tidak ada masalah. Kalau ada temuan kutipan dari warga silahkan laporkan," ujar nya.

Sementara pelaksanaan kegiatan anggaran desa, Tambah Haposan Berutu kepada wartawan mengatakan akan mengembalikan uang yang mereka kutip pada warga sebesar Rp 250 ribu.

"Kami kekurangan dana karena masa Pandemi ini, makanya uang Rp 250 ribu dari warga kami kutip. Tapi dalam waktu cepat akan kami kembalikan lagi pada mereka,"ucapnya singkat.(L. Tumangger)

Share:
Komentar

Berita Terkini