Polres Asahan Tetapkan 5 Anggota DPRD Labura Jadi Tersangka, Penyedia Tempat Hotel Antariksa Tidak Diperiksa

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com -
Satuan reserse Narkoba Polres Asahan, akhirnya menetapkan sebanyak 14 orang tersangka pelaku pesta narkoba bersama wanita di Karaoke dan Hotel Antariksa ,Jalan Sei Gambus Kec Kisaran Barat Kab Asahan. 5 di antaranya merupakan anggota DPRD Labura,Jumat (13/8/2021).

Kapolres Asahan,AKBP Putu Yudha Prawira SIK saat melakukan konferensi pers di depan Halam Mapolres Asahan,Jumat (13/8) sekira pukul 10:45 Wib, menjelaskan sebelumnya pihaknya mengamankan sebanyak 17 orang yang diduga pesta narkoba di salah satu hotel di Kisaran, dan diantaranya 5 anggota DPRD Labuhan Batu Utara.

“Setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan, sebanyak 3 orang kita bebaskan, karena tidak memenuhi alat bukti,” jelas Putu.

AKBP Putu Prawira juga mengatakan, 14 tersangka pesta narkoba, 5 di antaranya anggota DPRD Labura, diancam hukuman penjara selama 4 tahun. Sedangkan pemasok pil ekstasi kepada wakil rakyat tersebut, Rahman (25) warga Kota Kisaran, diancam hukuman minimal 5 tahun.

Kapolres juga menyebutkan, pihaknya berhasil mengamankan 1 tersangka yang diduga pemasok. “Hasil penyelidikan, 1 yang ditangkap, 1 tersangka kita tetapkan sebagai pemasok, yakni Rahman,” jelas Putu.

Adapun 5 anggota DPRD Labura itu adalah,Muhamad Ali Borkat Singa.SEi (Fraksi PPP),Pebrianto Gultom.SE (Hanura), Giat Kurniawan ST (PAN),Jainal Samosir SE (Hanura), Khoirul Anwa Panjaitan SE (Golkar).

"Dari lima anggota DPRD Labura, sisanya rekanan mereka, termasuk lima wanita muda yang menemani mereka dugem. Penerapan pasal yang kita buat telah berdasarkan assesmen terpadu,” pungkas Kapolres.

Namun mirisnya, dalam kasus penangkapan lima orang anggota DPRD Labura bersama wanita muda saat pesta narkoba,Polres Asahan tidak ada memeriksa dan memanggil pihak hotel Antariksa sebagai penyedia tempat.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Jaringan Masyarakat Demokrasi (JMD) Kabupaten Asahan,Ali Ibrahim Manurung pada wartawan, Jumat (13/8) di Kisaran.

Menurutnya, jangan hanya lima anggota DPRD Labura dan wanita serta rekan mereka saja yang ditetapkan sebagai tersangka pesta narkoba di dalam KTV Karoke Hotel Antariksa Kisaran. Namun,pihak hotel sebagai penyedia tempat harus dipanggil dan diperiksa. Kalau bisa ditetapkan sebagai tersangka yang menimbulkan keramaian dan melanggar izin operasional serta melanggar Prokes kesehatan yang dimana Asahan PPKM level 3.

"Kami atas nama JMD Kabupaten Asahan, meminta dan mendesak Polres Asahan. Untuk memanggil pihak pengusaha hotel Antariksa. Karena diduga pihak pengusaha melanggar PPKM level 3,dan melanggar izin beroperasi dari Dinas Perizinan," tegas Ali Ibrahim Manurung.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini