Korupsi Dana PKK, Mantan Ketua TP-PKK Pahae Julu Pulangkan Uang Negara

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Unit Tipikor Satreskrim Polres Tapanuli Utara (Taput), menyelamatkan uang negara dengan melakukan pendampingan terhadap mantan Ketua TP-PKK Pahae Julu, inisial DMG, untuk melakukan penyetoran potensi kerugian keuangan daerah Tahun Anggaran 2019.

"Potensi kerugian keuangan daerah sebesar Rp 108.172.412,55, sudah dipulangkan atau disetor DMG ke rekening negara melalui Bank Sumut, pada tanggal 02 Agustus 2021," sebut Kapolres Taput, AKBP Muhammad Saleh, melalui Kasubbag Humas, Aiptu Walpon Baringbing, di ruang kerjanya, Kamis (05/08/2021).

Pada kasus ini, sebelumnya Polres Taput mendapat pengaduan dari masyarakat tentang dugaan korupsi dengan penyalahgunaan kewenangan dan jabatan dengan cara melakukan pungutan liar yang dilakukan oleh DMG. Saat itu ia menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan TP-PKK Desa se Kecamatan Pahae Julu TA 2019.

"Ada pungutan liar yang dilakukan DMG kepada kepala desa se kecamatan Pahae Julu dengan alasan kegiatan TP-PKK,'" ungkap Baringbing.

Dijelaskannya, Unit Tipikor kemudian melakukan penyelidikan meminta keterangan terhadap setiap orang yang ada kaitannya dengan perkara dan juga pengumpulan data, dokumen-dokumen pertanggungjawaban keuangan yang berkaitan dengan perkara. Berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Taput selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Hasil penyelidikan, beberapa dokumen pertanggungjawaban yang dibuat tidak mengikuti peraturan yang berlaku pada pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangan negara dan ada dugaan laporan fiktif.

Pelaku DMG mengaku, dirinyalah yang melaksanakan dan mengendalikan seluruh pelaksanaan kegiatan pelatihan TP-PKK Desa Kecamatan Pahae Julu TA 2019, serta membuat dokumen pertanggungjawaban keuangan yang merugikan keuangan negara tersebut.

"Pelaku akhirnya bersedia mengembalikan seluruh potensi kerugian negara yang diakibatkannya sebesar Rp108.172.412,55," ujarnya.

Keuangan negara yang dipulangkan, yakni pembayaran barang dan jasa pada kegiatan pelatihan PKK Desa se kecamatan Pahae Julu yang tidak diyakini kebenarannya sebesar Rp.39.019.000,00,-. 

Pajak atas kegiatan pelatihan PKK Desa se kecamatan Pahae Julu ke kas negara sebesar Rp 8.822.412,55,- atas penyetoran Pajak PPN dan PPH dan ke kas daerah sebesar Rp 1.150.000,00,-.

Serta, pengembalian uang kegiatan sebesar Rp 59.181.000,00,- atas dokumen pertanggungjawaban berupa bon faktur, nama, tanda tangan, foto dokumentasi, dan dokumen lainnya, tidak dapat diyakini kebenarannya.

Dana tersebut disetorkan oleh pelaku ke kas negara melalui Bank Sumut. Pada saat penyetoran, juga didampingi pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Taput. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini