Kelompok Tani Ingin Maju, Merasa Kecewa Dengan Layanan KCP BNI 46 Sidikalang

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Kelompok Tani Ingin Maju memberi keterangan kepada wartawan.
dailysatu.com - Kelompok Tani ingin maju Desa Tanjung Saluksuk, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi merasa kecewa layanan KCP BNI 46 Sidikalang, pasalnya mereka dipersulit dalam saat akan melakukan pinjaman lanjutan (tahap II).

Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Tani Ingin Maju Paimin Lingga (63) kepada wartawan, Rabu (18/8/2021).

"Pada tahun 2020 kelompok tani yang dipimpinnya mendapat pinjaman KUR Tani dari BNI sebesar Rp. 99.000.000 dan sudah lunas pada Juli 2021,"ucap Paimin.

Lanjut Paimin, sesuai perjanjian bila sudah lunas pinjaman bisa naik dua kali lipat dari pinjaman pertama, tetapi kenyataannya tidak bisa. 

"Itupun kami terima, namun untuk pencairannya kami merasa dipermainkan," kata Paimin,

Dimana pihak bank mengatakan berkas kami hilang dan disuruh mengganti berkas yang baru. Setelah disurvei ulang dan ganti berkas yang baru oleh pihak bank mereka pun disuruh datang untuk tanda tangan. 

"Saya pun bersama anggota kelompok tani datang ke Kantor BNI. Namun, saat datang kesana, kata  pihak bank belum bisa tanda tangan sekarang. Tunggu nanti dikabari lagi," ucap Paimin.

Karena kesal dan merasa dipermainkan, mereka pun meminta kembali berkas mereka kepada pihak bank dan tidak jadi meminjam. "Rumah kami jauh, kalau dipermainkan seperti ini, kapan lagi kami mau kerja ke ladang, lebih baik kami tidak jadi meminjam. Kami sangat kecewa dengan pelayanan bank BNI," ujarnya. 

Seharusnya pihak BNI melayani nasabah dengan sebaik-baiknya dan tidak mengecewakan seperti ini. "Mengecewakan kami sama saja mengecewakan Bupati Dairi dan Dinas Pertanian sebagai pembina kelompok tani di Kabupaten Dairi," ungkap Paimin.

Sementara, bagian pemasaran kredit BNI 46 Sidikalang, Amir Panjaitan saat dihubungi melalui Whatsapp nya menyampaikan, pihaknya tidak ada mempersulit.

"Tidak seperti itu cerita sebenarnya, kita menjalankan kredit sesuai dengan prosedur bank yang berlaku. Intinya kita tidak ada mempersulit,"tandasnya.(ds/Hartono)

Share:
Komentar

Berita Terkini