Jaksa Minta Anggota DPRD Sumut Dihukum 15 Bulan Penjara Serta Ditahan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Penuntut Umum dari Kejari Dairi, David Pangaribuan menuntut anggota DPRD Sumut, H Anwar Sani Tarigan, 1 Tahun dan 3 bulan penjara dalam persidangan dugaan korupsi pengerjaan perluasan atau cetak sawah seluas 100 hektar di Desa Simungun, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi yang bersumber dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI Tahun 2011 sebesar 750 juta yang digelar di ruang Cakra 8 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (30/8/2021).

Dalam tuntutan Penuntut Umum juga menyebutkan agar terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan Uang Pengganti dikenakan Rp61 juta dikurangi dari uang titipan Rp100 juta.

Tak hanya itu, Penuntut Umum juga meminta agar majelis hakim melakukan penahanan terhadap terdakwa karena selama ini terdakwa berstatus tahanan kota.

Masih dalam Tuntutan Jaksa, juga menuntut kedua terdakwa lainnya yakni Mantan Pelaksana Teknis Kegiatan Dana Tugas Pembantuan Dinas Pertanian Kabupaten Dairi Tahun 2011, Edison Munte selama 1 Tahun Penjara denda Rp50 Juta subsidair 3 bulan kurungan, untuk uang pengganti senilai Rp91 Juta yang telah dititipkan. Sedangkan Josua Siahaan selaku rekanan dituntut selama 2 Tahun dan 6 Bulan Penjara denda Rp50 juta subsidair 6 bulan kurungan dan membebankan uang pengganti Rp335 juta subsidair 1 Tahun dan 6 bulan penjara.

Dalam tuntutan jaksa, bahwa Josua dan Anwar Sani Tarigan tidak menyelesaikan pengerjaannya. Dan begitu juga Edison selaku tidak melakukan pengawasan sehingga Arifuddin Sirait dan Ignatius Sinaga yang menggunakan dana diluar RUKK, serta tidak menyelesaikan pengerjaan percetakan sawah baru seluas 100 hektar yang merugikan negara Rp567.978.000,-.

Setelah mendengarkan tuntutan dari Penuntut Umum, Majelis Hakim yang di Ketuai Eliwarti menunda persidangan hingga pekan depan.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini