Dihadapan PMI, Tuahman VideoCall Dengan Dubes Indonesia di Malaysia

Dibaca:
Editor: Romi Syah author photo



DailySatu.com, Ketua Fraksi Partai NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) dr Tuahman Franciscus Purba meninjau proses penanganan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang tiba Pukul 15.30 WIB di Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang, Rabu (18/8/2021). Hal ini dilakukan untuk memastikan agar tidak terjadi lagi kesalahan selama penerapan Prokes yang dijalankan hingga ketempat karantina di Hotel Grand Darussalam Medan. 

Kehadiran Tuahman di terminal kedatangan internasional Kualanamu tersebut disambut Kepala Kantor Otoritas Bandara (Kaotban) Agustono, Eksekutif General Manager Angkasara Pura II Bandara Kualanamu Heriyanto Widodo dan Danramil Beringin Mayor Inf Abdul Haris Pane.  

Selama peninjauan di terminal kedatangan internasional, Tuahman yang didampingi Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut Anderson King Junior mengapresiasi penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 yang diterapkan di Bandara Kualanamu.



Saat melihat dan menyapa para PMI yang sedang mengantri tes PCR, dihadapan Kaotban, Eksekutif GM AP II, Danramil Beringin, Tuahman Purba langsung melakukan
Video Call WhatsAap dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono guna memberikan kabar bahwa PMI yang dipulangkan hari ini telah tiba di Tanah Air dengan selamat dan sedang dilakukan tes PCR dan pengkarantinaan.   

Setelah menyapa dan melihat penerapan Prokes yakni tes PCR terhadap 152 PMI yang baru saja tiba di Kualanamu, dr Tuahman bergerak menuju area kargo di Bandara Kualanamu untuk melihat 5 unit kondisi Bus DAMRI yang nantinya digunakan untuk membawa 152 PMI ketempat karantina di Hotel Grand Darussalam Medan.

Pada kesempatan ini, Tuahman juga mengingatkan kepada para supir Bus DAMRI dan KKP untuk tidak memaksakan PMI duduk berdesakan dan berhimpitan didalam Bus. Karena itu sama saja dengan membuka cela baru penyebaran Corona. Selain itu KKP juga harus segera memberikan informasi hasil tes PCR kepada para PMI ini.

“Supaya kita tahu apakah selama karantina, apakah ada PMI yang positif atau tidak. Kalau ada yang positif maka harus dipisahkan. Kita juga berlangkali mengingatkan KKP, agar jangan mengulangi kejadian buruk beberapa waktu lalu, yang terlalu memaksa membawa para penumpang penerbangan internasional ketempat karantina di Medan dengan berdesakan didalam Bus. Karena ini sangat fatal. KKP jangan arogan dan terkesan tidak mau tahu jika diingatkan. Karena gara-gara berdesakan dan duduk berdempetan didalam Bus, itu sama saja memperbanyak penyebaran Covid 19,” cetusnya.

Pada kesempatan itu, Tuahman juga mengungkapkan bahwa pemulangan PMI dari Malaysia ini dikarenakan selama Pandemi Covid 19 pemerintah negeri Jiran tersebut melakukan Lockdown. Sehingga banyak sektor perekonomian yang tidak berjalan dan berdampak kepada para pekerja yang dirumahkan bahkan terkena pemecatan. Sehingga banyak PMI yang balik ke Tanah Air.   

Melihat kondisi ini, lanjut Politisi senior Partai NasDem ini, Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian luar negeri (Kemenlu) memberikan bantuan logistik kepada WNI yang terdampak Covid 19 di Malaysia. Tidak hanya itu, Kemenlu yang dibantu Duta Besar Indonesia untuk Malaysia juga memberikan kemudahan fasilitas penerbangan bagi WNI yang ingin kembali ke Tanah Air.

Selain hari ini, lanjut Tuahman, pada hari Kamis (19/82021) akan ada pemulangan ratusan PMI dari Malaysia lagi. Sehingga dimintakan kepada tim yang melakukan tugas Prokes agar benar-benar maksimal dalam menjalankan tugas.



“Kalau saya tidak salah, saat ini Hampir 20 ribu WNI di Malaysia dan kita sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Otoritas Bandara, Dubes Indonesia di Malaysia, Kemenlu RI, Disnaker, BPPD dan instansi terkait lainnya agar benar-benar memberikan pelayanan maksimal. Dan kita ucapkan terima kasih kepada Kemenlu RI yang telah membantu proses pemulangan WNI dengan mencarter pesawat Malindo. Ucapan terima kasih juga kita ucapkan kepada DPW Partai NasDem Malaysia, DPW Partai NasDem Sumut, DPP Partai NasDem,Gubsu Edy Rahmayadi dan semua unsur yang terlibat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kaotban Kualanamu Agustono mengatakan untuk pemulangan WNI dari luar negeri ini, Gubsu Edy Rahmayadi telah membentuk Tim di Bandara Kualanamu yang terdiri dari beberapa instansi.

“Tim ini sudah di SK kan oleh Pak Gubsu sejak Februari 2021 sampai saat ini dan sudah menjalankan beberapa kali pemulangan WNI dengan penerbangan Carter Pesawat Malindo. Dan besok tepat jam 15.30 WIB akan ada satu penerbangan pemulangan berkisar 150 WNI dari Malaysia kembali,” tandas Agustono. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini