Dampak Pendemi dan PPKM, Puluhan Musisi Kota Medan Ngamen di Jalan Marelan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Puluhan musisi yang tergabung dalam solidaritas pekerja musik Indonesia (SPMI) Kota Medan melakukan aksi ngamen dijalan, aksi yang digelar para seniman ini digelar di Jalan Besar Marelan, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecematan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu 11 Agustus 2021 sore.

Dalam aksi tersebut, para musisi kafe dan wedding ini selain membentangkan spanduk yang bertuliskan meminta memperhatikan nasib mereka. Para musisi ini juga menggelar hiburan musik sederhana sambil meminta sumbangsi warga yang melintas.

Arif T. Dinata Sekretaris SPMI Sumut kepada wartawan mengatakan, selamat pandemi dan PPKM yang diberlakukan pemerintah para musisi yang biasanya bermain dipesta pernikahan dan kafe kehilangan mata pencaharian.

"Sejak adanya virus Corona ini kami para musisi yang biasa mencari nafkah di acara pesta dan cafe harus berhenti, karena tidak lagi ada acara - acara,"ucapnya.

Aksi turun kejalan ini telah digelar SPMI untuk kedua kalinya di Kota Medan.

"Ini aksi kedua kita bang, beberapa waktu lalu juga kita mengadakan kegiatan seperti ini di Kota Medan,"jelasnya.

Arif juga mengatakan, kehidupan para musisi juga semakin sulit semenjak diberlakukan PPKM.

"Ditambah adanya PPKM para musisi tak pernah lagi dipanggil untuk mengisi acara - acara, kami harus bertahan hidup dengan apa yang kami punya. Tak jarang harus menjual barang yang kami punya,"sebutnya.

Dalam kesempatan ini Arif meminta kepada pemerintah untuk memberikan solusi  agar mereka tetap bisa bekerja menghidupi keluarga.

"Kami berharap Pemko Medan dapat memberikan solusi atas nasib kami ini, agar kami bisa tetap bekerja untuk menghidupi ekonomi keluarga. Kami akan terus mengadakan aksi seperti ini sampai ada solusi bagi para musisi,"harapnya.

Pengamatan dilokasi, aksi damai para musisi Kota Medan ini berjalan dengan tertib dan lancar.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini