Carter Pesawat, 1 Pasien Covid-19 di Gunungsitoli Terbang ke Jakarta

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, terpaksa dievakuasi keluarganya ke Jakarta untuk mendapat penanganan medis, Jumat (6/8/2021).

Pasien itu diterbangkan dari Bandara Udara Binaka Gunungsitoli menuju Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta dengan menggunakan pesawat Susi Air VIP Piaggio P180 Avianti.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan, pasien tersebut diketahui bernama Edi Sarumaha (69), warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, yang terkonfirmasi positif pada 21 Juli 2021.

Meski sempat dirawat di RSUD. dr. Thomsen Nias, namun akhirnya pihak keluarga memilih membawa Edi ke Jakarta demi mendapat penanganan medis lebih maksimal.

Humas RSUD. dr. Thomsen Nias, dr. Hotman Purba, membenarkan bahwa Edi merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sebelumnya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD. dr. M. Thomsen Nias.

"Benar, Pak Edi adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD. dr. M. Thomsen Nias. Pasien dibawa ke Jakarta karena permintaan keluarganya sendiri", kata Hotman.

Namun demikian, Hotman membantah bahwa pihaknya merujuk pasien ke Jakarta. Menurutnya, keberangkatan pasien atas kehendak dan paksaan keluarga.

"Keluarga Edi memaksa berangkat ke Jakarta dengan mencarter pesawat. Jadi bukan karena rujukan RSUD. dr. M. Thomsen Nias", beber Hotman.

Hotman menerangkan, jika pihaknya tidak mempunyai hak melarang saat keluarga meminta bahkan memaksa membawa pulang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari RSUD. dr. M. Thomsen Nias.

"Semua ini karena paksaan keluarga. Kalau dilarang tapi keluarga memaksa, toh kami tidak bisa menahannya. Jadi intinya, RSUD. dr. M. Thomsen Nias tidak ada merujuk pasien tersebut", tandas Hotman. (ds/Ris)

Share:
Komentar

Berita Terkini