APBDes Desa AFD 2 PTPN III Kebun Rantauprat Dipertanyakan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Anggaran Pendapatan Belanjan Desa (APBDes) tahun anggaran (T.A) 2020 Desa Afdeling 2 kebun Rantauprapat PT.Perkebunan Nusantara  III (PTPN III) sebesar Rp.250.913.000 yang sumber dananya dari Dana Desa (DD) T.A 2020, diperuntukan untuk biaya penggunaan sub Bidang Koperasi, UMKM layak dipertanyakan.

Pasalnya, Amanudin Rangkuti Kepala Desa Afdeling 2 selaku pengguna anggaran didesa itu diduga tidak mampu menjelaskan anggaran tersebut dengan rinci digunakan kemana saja. 

Ia hanya memaparkan garis besar kegiatannya seperti, Pelatihan pembuatan tempe 5 hari sebanyak 15 orang, Pelatihan menjahit 'jahitnya sudah ada' 20 hari sebanyak 20 orang, Pembuatan Teratak 2 kamar, Pelatihan papan bunga 5 hari sebanyak 15 orang, Pelatihan Bilal mayit sebanyak 4 orang yakni 2 orang laki-laki dan 2 perempuan selama 2 hari dan Pelatihan komputer 20 orang selama 20 hari.

"Biaya-biaya itu semua, itu kan udah kami laporkan didalam laporan pertanggung jawaban. Udah terealisasi itu pak, dalam hal itu dalam laporan pertanggung jawaban kami tidak ada masalah. Gini aja Lo pak, kalau mau lebih jelasnya ke Inspektorat saja bapak" sebut kepala Desa Afdeling 2 Amanudin Rangkuti, Jumat (13/08/2021) lewat telpon.

Perlu diketahui, Amanudin Rangkuti lebih lanjut menjelaskan anggaran yang dananya bersumber dari dana desa sebesar Rp.250.913.000 termasuk pembelian 16 ekor lembu dari masyarakat dan agen dengan harga per ekornya Rp.10.500.000.

"Anggaran itu kita gunakan untuk pembelian 16 ekor lembu/ekor nya Rp.10.500.000, lembu itu kita beli dari masyarakat dan dari agen, belum termasuk pajak" paparnya.

Terpisah, menyoal pelatihan pembuatan tempe 5 hari sebanyak 15 orang, salah satu warga desa Afdeling 2, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat ditemui dikediamannya membenarkan pelatihan tersebut. Namun, ia hanya mengikuti pelatihan pembuatan tempe itu hanya 3 hari.

"Saya hanya 3 hari mengikuti pelatihan itu, selama pelatihan yang saya ikuti saya diberi uang kalau gak salah Rp.25.000/pelatihannya", sebut salah satu warga pada wartawan, Kamis (15/07/2021). (Ds/zulharahap)

Share:
Komentar

Berita Terkini