Telantarkan dan Ceraikan Isteri,Ketua Golkar Sumut Tindaklanjuti Dugaan Kasus Oknum Anggota DPRD Deli Serdang

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara, H.Musa Rajekshah berjanji menyatakan akan menindaklanjuti prihal oknum Anggota DPRD Deli Serdang dari fraksi partai berlambang pohon beringin berinisial R. 

Sebab R dilaporkan isterinya, S yang mengaku telah menelantarkan dan menceraikannya secara syariat agama Islam, tidak secara hukum dan perundangan yang berlaku.

Pernyataan itu mengemuka saat Musa Rajekshah menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti sidang paripurna di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (14/7/2021). 

Ijeck sapaan Musa Rajekshah mengaku belum mengetahui kasus anggotanya yang sudah mencuat ke publik dan media massa tersebut. Selain menjadi anggota dewan, R juga menjabat Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Deli Serdang.

 "Saya belum tahu, baru dengar ini. Belum sampai laporannya ke saya. Kapan viralnya mulainya. Baru dengar saya, kita lihat aja, nanti kita tanggapi," kata Ijeck yang juga Wagub Sumut.

Dia menegaskan, jika pernikahan tersebut sudah resmi menikah secara aturan negara, begitu juga secara kekeluargaan isteri pertamanya sudah menyetujui dirinya menikah lagi, maka hal itu tidak bisa bisa kita komentari.

"Tapi kalau diluar ini, dan isterinya keberatan maka akan kita tindaklanjuti," tegas Ijeck.

Sehari sebelumnya, S, isteri oknum Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, R kembali melaporkan suaminya dan perempuan merebut suaminya (Pelakor) ke DPRD Provinsi Sumut, Gubsu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut hingga Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Selasa (13/7/2021). 

S mendesak Gubsu melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua Golkar Sumut, segera memecat R sebagai anggota dewan dan pelakornya disebut-sebut M yang juga menjabat guru SMA Negeri di Kecamatan Hamparan Perak.

Penyampaian laporan itu disampaikan S didampingi Kuasa Hukumnya yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (GN-HAM), Budianto, SAg, SPdI. Yakni ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Jalan Teuku Cik Diktiro Medan,  Kantor Gubsu Jalan P.Diponegoro, DPRD Sumut khususnya Komisi E membidangi pendidikan di Jalan Imam Bonjol Medan, dan Sekretariat DPD Partai Golkar Sumut di Jalan Wahid Hasyim Medan. 

Dalam laporan ditandatangani S dan Budianto disebutkan bahwa suaminya, R telah mentalak tiga secara syariat Islam, tapi secara hukum negara dirinya masih sah sebagai isteri S. 

Laporan terhadap M ke Dinas Pendidikan dan Gubsu, disebabkan dirinya masih berstatus sebagai guru SMAN di Kecamatan Hamparan Perak.

"Kami akan melakukan aksi dan demontrasi ke Kantor Dinas Pendidikan Sumut hingga Kantor Partai Golkar Sumut untuk mendesak secepat mungkin agar permasalahan saudara R dan M ini ditindak tegas dan dipecat," tegas Budianto.

S dan Budianto dalam berkas laporannya juga menjelaskan, sebelum dilakukannya laporan atau gugatan tersebut terlebih dahulu telah diberikan peluang atau waktu untuk berdamai secara kekeluargaan. Akan tetapi R tidak merespon dan menanggapinya, disebabkan pengaruh dari wanita idamannya yaitu M.

"Maka kami sudah bertekad bulat melanjutkannya ke ranah hukum, karena bukti-bukti pelanggaran hukum dan HAM yang dilakukan saudara R dan M. Kami sudah bertekad mendesak saudara R agar dipecat dan diganti dari DPRD Deli Serdang, begitu juga M dipecat sebagai guru PNS di SMA Negeri," pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini