Tambah Penghasilan, Hendra DS Minta Warga Kelola Sampah

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo
Hendra DS mensosialisasikan Perda Pengelolaan Persampahan di Medan Amplas, Sabtu (10/7/2021).


Dailysatu.com- Menambah penghasilan keluarga di tengah himpitan ekonomi saat pandemi Covid-19, anggota DPRD Kota Medan, Hendra DS meminta warga Kota Medan dapat memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai ekonomis. 

Hal ini tidak hanya berdampak terhadap penambahan pendapatan keluarga, namun juga turut menjaga kebersihan lingkungan. 

"Sudah hampir 2 tahun, Indonesia mengalami pandemi Covid 19 dan ini membawa pengaruh pada perekonomian masyarakat yang semakin susah. Jadi dengan berperan aktif mengelolah sampah menjadikan barang ekonomis, akan membantu keuangan keluarga," papar Hendra DS saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Perda Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Dame Ujung, Lingkungan. 11, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (10/7/2021).

Hendra DS menambahkan untuk menjadikan sampah sebagai barang ekonomis itu diperlukan adanya bank sampah. Dan hal tersebut bisa menjadi progam dari pihak kecamatan dan kelurahan untuk membentuk bank sampah, yaitu tempat mengumpulkan sampah yang sudah dipilah yakni sampah kering dan sampah basah. 

"Sampah basah ini diolah bisa dijadikan pupuk. Untuk sampah kering ditimbang dan dijual. Seluruh Kepling dan relawan sampah dijadikan anggota Bank Sampah," kata Hendra. 

Untuk itu, Hendra DS meminta kepada Kepala Lingkungan (Kepling) agar berperan untuk mensosialisasikan pengelolaan sampah. Selain itu, masyarakat juga harus proaktif untuk sadar terhadap kebersihan lingkungan. 

"Ternyata di Kelurahan Timbang Deli ini sudah ada bank sampah. Jadi ini baik dan harus dicontoh oleh kelurahan lain. 

Banyak manfaat jika kita menjaga kebersihan mendapat iman dan kesehatan," kata Hendra. 

Lebih lanjut Hendra DS menambahkan mengelola sampah hingga bernilai ekonomis sesuai dengan Pasal 13 Perda Nomor 6 Tahun 2015 tersebut. Dalam pasal tersebut, disebutkan bahwa Pemko Medan diwajibkan melakukan pelatihan bidang pengelolaan persampahan

Di sisi lain, sebagai salah satu langkah terhindar dari Covid-19, anggota Komisi IV ini mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk tetap menjaga kesehatan diri dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

"Kota Medan sudah mau PPKM darurat. Jadi, selain ikhtiar, menjaga kesehatan kita juga harus jalani Prokes," pungkasnya. (DS/ Dik)

Share:
Komentar

Berita Terkini