Pimpinan DPRDSU: Kepala Daerah Harus Proaktif Sosialiasi Prokes

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meminta bupati/walikota di Sumut agar tidak lagi berpangku tangan dalam menghadapi Pandemi Corona Virus Diaseas (Covid) 19. 

"Kepala daerah harus proaktif dalam menghadapi Covid 19 dan setiap hari harus mensosialisasikan protokol kesehatan (prokes) ke masyarakat dan memerintahkan camat/lurah atau kepala desa di daerahnya guna memantau perkembangan terakhir kasus Covid-19," kata Wakil Ketua DPRD Sumut Harus Mustafa Nasution kepada wartawan diruang kerjanya gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (28/7/2021).

Anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra ini juga merespon pertemuan Gubsu dengan sejumlah bupati/walikota di Sumut Selasa lalu yang menyebut tidak ada lagi zona hijau di Sumatera Utara.

Menyikapi ini, Harun menegaskan komitmennya bersama Pemprovsu untuk bersama menanggulangi Covid-19, dengan tetap mengetatkan lagi Prokses terutama di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang. 

Harun menilai, pengetatan prokes ini tidak cukup disampaikan Satgas Covid-19 di kabupaten/kota saja namun harus dibarengi dengan keikusertaan bupati/walikota agar lebih maksimal.

“Ya kepala daerah tentu saja punya pengaruh yang besar di tengah masyarakat, sehingga jika mereka proaktif, tentu lebih mendorong warga untuk bersama mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Karenanya, lanjut Harun, kepala daerah bersama seluruh stakeholder terkait lebih fokus mengupayakan berbagai langkah, termasuk pencegahan dan penghindaran penyebaran Pandemi ini.

Harun juga menyebutkan, dalam kunjungan kerja di Dapil VII di Tabagsel, masyarakat disana melaporkan hal-hal yang secara prinsip harus disegerakan, misalnya pengadaan vaksin. 

“Ini tentu saja tak seluruhnya mampu dijawab Satgas Covid-19, melainkan perlu ada ekskutif, termasuk bupati atau walikota, agar cepat direspon,” cetusnya.

Senada, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Gerindra Thomas Dachi menyebutkan, di dapilnya Nias, bupati/walikota disana sudah rutin turun ke lapangan, bahkan setiap hari mereka datangi masyarakat.  

“Ini hasil laporan saya dari Nias pekan lalu, sehingga perubahan zona yang dahulu merah, sudah ada yang mendekati hijau,” sebut Thomas. 

Dijelaskan Thomas bahwa hampir seluruh masyarakat di Nias mematuhi Prokes dengan cara tidak berkumpul di tempat keramaian. 

“Itu karena sebagian besar warga Nias berprofesi sebagai petani, jadi mereka pergi pagi, pulang sore dan tak sempat lagi jalan-jalan atau berkumpul,” pungkasnya. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini