Pemilik Kafe Sesalkan Polisi Menutup Paksa Usaha Miliknya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kota Medan, dimulai hari ini.

Namun, pemilik Kafe AMR di Jalan Halat, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, tidak terima penutupan secara paksa oleh petugas Kepolisian, Senin (12/7/2021) sore. 

Itu dikarenakan, pemilik Kafe bernama Amiruddin, baru menerima surat edaran yang diterbitkan Walikota Medan, siang tadi Senin 12 Juli 2021, malam tadi sekira pukul 16.35 Wib, dari petugas Kepolisian yang melakukan penutupan paksa.

Di saat cafe miliknya sedang dikunjungi para pelanggannya, petugas dari Kepolisian datang dan langsung membubarkan para pengunjung. Pemilik Kafe pun terkejut melihat petugas datang dan membubarkan pelanggannya secara paksa merasa heran.

"Mereka datang dan langsung membubarkan pelanggan yang sedang duduk santai di Kafe saya tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," kata Amiruddin pemilik Kafe AMR.

Bahkan katanya, semua kursi yang ada langsung ditaruhkan petugas keatas meja. Kejadian ini jelas membuat pemilik Kafe AMR berang kepada petugas dan mempertanyakan prihal penutupan secara paksa tersebut 

"Sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari pihak mana pun, dan saya menerima surat edaran Walikota Medan, itupun malam," cetus mantan Ketua DPRD Medan.

Namun, sangat disayangkan disaat awak media hendak meliput kejadian ini, salah seorang petugas malah mempertanyakan wartawan mengambil dokumentasi foto, " Ngapain kau foto-foto ". Mendengar itu, wartawan tersebut langsung mengatakan saya wartawan, dan petugas meminta Id Cardnya.

"Saya saat itu ada disitu dan melihat kejadian itu ya saya liput. Namun seorang petugas agak merasa keberatan saat diliput mengambil foto di lokasi dan disuruh menunjukkan kartu Pers, langsung saya tunjukan Id Card," ucap Lilik.(ds/Wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini