Judi Tembak Ikan dan Peredaran Narkoba Kampung Kolombia Biru-Biru Terus Beroprasi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailyasatu.com - Bebasnya peredaran narkotika jenis sabu-sabu serta aktifitas perjudian berkedok game ketangkasan Tembak Ikan dan Game Kupu-kupu di Dusun III,Desa Selamat, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli serdang yang biasa dikenal dengan Kampung Kolombia masih meyisakan pertanyaan besar bagi banyak pihak.

Pasalnya meski beberapa kali diberitakan, masih tetap beroprasi. Ironinya, pihak aparat kepolisian dari Polsek Biru-Biru yang dipimpin Kapolsek Biru-Biru Iptu Cahyadi memilih bungkam dan terkesan memberikan "restu" karena dianggap melakukan pembiaran.

Dari informasi yang dihimpun melalui warga sekitar menyebut sang bandar narkotika serta perjudian yang dimaksud tak pernah merasa kuatir terhadap pihak kepolisian hingga kerap menantang beberapa Kapoldasu yang menjabat di Sumatera Utara.

Tak ayal warga yang bermukim dikawasan itu pun melontarkan tudingan miring hingga kehilangan kepercayaan kepada aparat penegak hukum.

"Ada apa dengan Polsek Biru-Biru, program Bapak Kapolri Presisi jelas tak dijalankan. Buktinya kenapa yang dilarang hukum di negara ini seperti Narkotika dan Judi di kampung Kolombia itu malah dibiarkan. Mohon kepada Bapak Kapoldasu agar segera melakukan penindakan," pinta seorang warga sekitar mengaku bermarga Ginting.

Beberapa kali dikonfirmasi wartawan, Kapolresta Deli serdang berjanji akan segera melakukan penindakan.

"Terimakasih, akan kami selidiki," janji Yemi, melalui pesan singkat Whatsap menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan.

Namun hingga Kamis (8/7/21) sore, aktifitas peredaran narkotika serta perjudian berkedok ketangkasan tembak ikan tersebut masih beroperasi dan membuat warga sekitar resah.

Beberapa warga yang merasa kuatir pihak keluarganya terpengaruh narkotika dan judi tersebut pun memilih menjual rumah dan berpindah ke daerah lain.

"Banyak warga yang sudah pindah, ada yang karena takut maling, sepeda pun bisa hilang, ada yang takut anaknya jadi ikut nyabu, ada yang karena suaminya ikut terpengaruh main judi, macam lah itu," tambah Ginting lagi.

Terpisah Kepala Kepolisian Daerah Sumatera utara,Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang dikonfirmasi kamis (8/7/21) siang melalui pesan singkat Whatsap terlihat sudah membaca pesan konfirmasi yang dilayangkan, namun belum bersedia memberikan tanggapan.(ds/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini