Hasyim SE: PPKM Darurat, Kebijakan yang Harus Dilaksanakan

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Kota Medan oleh pemerintah pusat, pada Jumat (9/7/2021) dan berlaku mulai 12 hingga 20 Juli 2021 dan diperpanjang sampai 25 Juli 2021 dengan melakukan penyekatan 5 pintu masuk Kota Medan dan puluhan titik di inti kota  untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Apalagi dilakukan penutupan plaza,  mall maupun pembatasan operasional kuliner, diharapkan bukan menjadi suatu kekhawatiran bagi masyarakat Kota Medan.

Sebaliknya, PPKM Darurat tersebut merupakan upaya dan antisipasi pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terkait informasi penyebaran dan penularan Covid-19 varian Delta serta menekan angka penularan dan kematian penderita Covid-19 yang kini terus meningkat.

“PPKM Darurat, saya pikir ini suatu kebijakan yang harus dilaksanakan, karena kita lihat di PPKM Darurat ini merupakan upaya dari pemerintah pusat untuk menekan laju kenaikan dari Covid-19,” ujar Ketua DPRD Medan, Hasyim SE di ruang kerjanya, Senin (12/7/2021).

Menurut Ketua PDIP Kota Medan ini, PPKM Darurat diberlakukan perintah karena Kota Medan yang berstatus zona oranye ini merupakan pintu masuk dari Jawa dan Bali ke Sumut, yang dikhawatirkan dapat terjadi efek ping pong penularan Covid-19 tersebut.

Selain itu PPKM Darurat diberlakukan di Kota Medan untuk membentengi agar tidak ada lagi penyebaran Covid-19 sangat luar biasa dengan jumlah korbannya yang sangat signifikan.

Hasyim berharapkan PPKM Darurat ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan yang diatur di dalam instruksi Mendagri, Gubernur Sumatera Utara dan surat edaran dari Wali Kota Medan.

“Kita patuhi, kita taati dan kita ikuti semua aturan yang dibuat di PPKM Darurat ini demi untuk keselamatan kita semua, kesehatan kita semua. Saya pikir ini sesuatu hal yang harus kita patuhi dan dilaksanakan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab dengan harapan Covid-19 ini bisa cepat hilang, selesai dan tuntas dari bumi pertiwi Indonesia khususnya di Medan,” jelas pria yang dua kali meraih suara terbanyak Caleg DPRD Kota Medan. (DS/ Dik)

Share:
Komentar

Berita Terkini