Diduga Menjadi Tempat Judi Tembak Ikan, Puluhan Warga Geruduk Warung Tuak

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Puluhan masa dari Desa Air Genting dan Desa Hessa Air Genting, Kec. Air Batu, Kab. Asahan, Sumatera Utara geruduk sebuah warung tuak yang diduga menjadi tempat prostitusi dan perjudian Game Zone, Jumat (23/7/2021).

Masyarakat yang kebanyakan emak emak itu, langsung mendatangi lokasi dan menggeruduk lokasi yang diduga menjadi tempat permainan judi ketangkasan Tembak Ikan.

Massa yang datang langsung memasuki setiap ruang yang ada di kedai tersebut. Namun,saat warga sampai disana, terlihat suasana warung yang sudah sepi dan beberapa ruang kamar yang kosong.

Kaharudin (47) salah seorang warga yang ditemui wartawan, Jumat (23/7) dilokasi menyebutkan, diduga informasi kedatangan mereka telah bocor oleh penjaga mesin judi itu. Sehingga mesin judi tembak ikan tersebut telah di amankan dan dipindahkan oleh pemiliknya.

"Kami menduga kalau informasi tentang aksi kami hari ini telah bocor. Sehingga saat kami ke warung ini, tidak ada satu mesin Tembak Ikan ditemukan di lokasi warung tersebut," ujar Kaharudin.

Namun ia mengatakan hal itu bukan menjadi masalah, namun ia tetap meminta kepada Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) agar tempat tersebut segera ditutup.

"Pokoknya mesin judi tembak Ikan itu harus tutup. Karena,warga sudah banyak terjadi kehilangan akibat beroperasinya game Zone yang sudah merusak mental anak bangsa," tegas Kaharuddin.



Memang kata Uddin,awalnya ini cuma warung tuak, kami biarkan. Kemudian ada prostitusi kami juga masih diam. Ini mulai sudah ada judi tembak ikan, dan baru mau dibuat baru mereka di sebelahnya.

Dikatakannya,selain banyak kehilangan, orang tua dari warga sekitar juga banyak yang melaporkan anaknya menggadaikan sepeda motor miliknya untuk bermain judi tembak ikan itu.

"Barusan juga orang tua dari warga kami melaporkan,bahwa anaknya sudah menggadaikan sepeda motornya,gara gara kalah main judi tembak ikan. Ngeri kali candu main judi itu,sampai orang menggadaikan sepedamotor akibat kalah main Game Zone," jelasnya.

Saat ini pihaknya masih menunggu aparatur desa untuk segera memanggil pemilik warung agar segera menutup lokasi tersebut.

"Kami di janjikan oleh Kapolsek tadi untuk bertemu dengan pengusaha dan akan bertemu di kantor Desa," katanya. 

Sementara, Kapolsek Air Batu, AKP Rusli Damanik ketika dikonfirmasi wartawan Jum'at (23/7) dilokasi,mengaku bahwa mesin judi tembak ikan itu telah ditutup oleh Polsek Air Batu. 

"Sebelumnya memang ada, tapi sudah kita tutup. Kemarin masyarakat melaporkan adanya judi. Jadi langsung kami tutup," ujarnya singkat.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini