Tipu Korban Rp 500 Juta, Polres Taput Limpahkan Tersangka Ke Kejaksaan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Penyidik Polres Tapanuli Utara (Taput), melimpahkan berkas kasus tindak pidana penipuan uang senilai Rp 500 juta yang merugikan korban, Serepina boru Naibahio (37), warga Desa Sipahutar 1 Kecamatan Sipahutar, Taput, ke Kejaksaan Negeri Taput.

Kapolres Taput, AKBP M Saleh SIK MM, melalui Kasubbag Humas, Aiptu W Baringbing, Kamis (03/06/2021) membenarkan kasus tersebut. 

Dikatakannya, tersangka Paulina Natalia Simanjuntak (30), warga Desa Sipahutar 1 Kecamatan Sipahutar, Taput, ditetapkan sebagai tersangka pada (21/04/2021) dan langsung ditahan di Polres Taput.

Tersangka melakukan penipuan kepada korban Serepina boru Naibaho pada bulan Januari 2021. 

Tak tanggung - tanggung, uang yang ditipu tersangka dari korban senilai Rp 500 juta. 

Kasus ini dilaporkan korban ke Polisi karena tersangka tidak ada niat baik untuk berdamai dengan mengembalikan uangnya. Bahkan tersangka sering menghindar dan bersembunyi

Dijelaskan Aiptu W Baringbing, modus tersangka yang mengaku bekerja di salah satu BPR terhadap korban, dengan cara mengajaknya untuk menabung deposito di BPR.

"Tersangka pernah mendatangi rumah korban. Dari situlah awalnya tersangka mengajak korban untuk membuat tabungan deposito. Tersangka menjanjikan bunga deposito yang besar dan bonus hadiah motor dan emas terhadap korban," ujar Aiptu W Baringbing.

Korban akhirnya tergiur bujuk rayu  tersangka dan langsung mengikuti arahannya untuk memberikan uang. Saat membuat deposito, korban tidak diperbolehkan untuk ikut langsung ke BPR. Tersangka menganjurkan kepada korban agar deposito itu dibuat tersangka langsung.

Tersangka menyuruh  korban untuk mentransfer uang senilai Rp 500 juta. Transfer ini dilakukan korban dalam 11 tahap, mulai tanggal 6 Januari sampai 13 Januari 2021.

Namun, buku deposito dari BPR yang dijanjikan tersangka tak kunjung ada diserahkan kepada korban.

Setelah sekian lama, korban mulai curiga dan langsung menjumpai  tersangka pada tanggal 17 Januari 2021. Korban menuntut agar tersangka mengembalikan uang Rp 500 juta tersebut. Tetapi niat baik tersangka tidak ada untuk mengembalikan uang korban dan selalu beralasan.

Tak terima dengan perbuatan  tersangka, korban langsung melaporkan hal tersebut  ke Polres Taput.

"Dari hasil penyidikan dan alat bukti sudah terpenuhi, tersangka ditetapkan dan langsung kita tahan," tegas Aiptu W Baringbing.

Terhadap tersangka, penyidik menerapkan pasal 372 sub 378 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini