Tiga Kurir Sabu Asal Aceh Utara Dituntut Seumur Hidup

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Penuntut Umum dari Kejatisu, Abdul Hakim Sorimuda Harahap menuntut tiga kurir sabu asal Kabupaten Aceh Utara dituntut masing-masing seumur hidup dalam persidangan yang berlangsung di Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/6/2021).

Dalam tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejatisu, Abdul Hakim Sorimuda Harahap menyebutkan, bahwa ketiga terdakwa yakni, Zuriaman als Man, bersama Muhammad Taufik als Taufik dan M.Jafar als Pon (berkas terpisah) terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dimana para terdakwa ditangkap saat membawa sabu dikawasan Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Kampung Beusa Seberang Kecamatan Peurelak Barat Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh, pada 11 Oktober 2020.

Dalam pengungkapan perkara ini, Tim Ditres Narkoba Poldasu terpaksa harus mengejar pelaku sampai ke Aceh karena saat memasuki perbatasan tepatnya dikawasan Besitang para pelaku berbalik arah atas perintah Raja Salman atau Tuan (berstatus DPO) selaku pemilik sabu.

Bahkan usaha mengelabui petugas, sabu seberat 10 Kg merek Chinese Pin Wei tersebut diangkut oleh membawa becak barang. 

Namun usaha tersebut sia-sia dimana saksi Marisi Panggabean, Albert D. Tarigan dan Andrian Eka Syahputra yang merupakan personil Ditres Narkoba Poldasu langsung dihentikan dan langsung mengamankan ketiga terdakwa bersama barang bukti.

Dalam pengakuan ketiganya, bahwa barang tersebut merupakan milik Raja Salman alias Tuan. 

Masih dalam tuntutan tersebut, bahwa ketiga pelaku mengaku baru mendapat upah Rp2 juta dari total uang Rp10 Juta yang dijanjikan bila barang tersebut sampai ke Medan.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini