Terkait Pensiunan PTPN II dan IV, Masyarakat Serahkan Langsung Berkas ke Staf Khusus Menteri BUMN

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Terkait persoalan tanah yang dihuni sudah puluhan tahun oleh Pensiuan dan Keluarga Pensiunan PTPN II dan IV  yang tergabung dalam Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN) kini mendapat titik terang, Pasalnya, masyarakat didampingi kuasa hukumnya Mahmud Irsyad Lubis.SH dan rekan, sudah menyerahkan langsung berkas lampiran gugatan kepada Daniel, Staf Khusus Menteri BUMN, saat Menteri BUMN, Erick Thohir dan rombongan melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Al Mashun, Sabtu (26/6).

"Dalam satu atau dua minggu ini akan kita undang ke Jakarta langsung ya," ungkap Daniel Staf Khusus Menteri BUMN kepada masyarakat yang tergabung dalam FKPPN.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kuasa Hukum, Mahmud Irsyad Lubis, SH yang ikut juga mendampingi masyarakat.

"Masyarakat telah serahkan berkasnya kepada Pak Dainiel, Staf Ahi Khusus Menteri BUMN dan mengatakan dalam satu atau  dua minggu ini, kita akan diundang ke Jakarta dan akan dipertemukan oleh Tim Hukum Menteri BUMN," ungkap Mahmud Irsyad Lubis.

Hal senada juga dikatakan Ketua FKPPN, Ardhan Lubis,  mengatakan, agar permasalahan ini dapat terselesaikan serta Masyarakat Pensiunan dan Keluarga Pensiunan PTPN II dan IV, dapat tenang dan perusahaan pun juga tenang.

"Harapan saya dan lainnya tak banyak, selesaikan saja perkara ini secara sempurna dan berkeadilan, agar kami tenang dan perusahaan pun juga bisa tenang," harap Ardhan didepan awak media.

Diketahui sebelumnya, Pihak PTPN II diduga mengintimidasi masyarakat untuk mengosongkan lahan yang dihuni para pensiunan dan keluarga pensiunan  dengan ganti rugi yang terbilang jauh dari kelayakan, berlokasi di Jalan Kenari, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang selam ini dihuni 693 KK, dimana 31 KK telah memberikan kuasa hukum ke Mahmud Irsyad Lubis, SH dan Rekan, serta telah menggugat pihak PTPN II ke Pengadilan Negeri Lubuk Pakam dengan Nomor 142/Pdt.G/2021/PN/Lbp.

Lain halnya dengan masyarakat pensiunan dan keluarga pensiunan PTPN IV, di Jalan Sunggal, Komplek LPP/PTPN IV, Kelurahan Sei Kambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, dimana masyarakat tersebut ditakutkan dan disomasi untuk menggosongkan lahan yang mereka tempati selama puluhan tahun, tanpa adanya ganti rugi yang ditawarkan, hingga penghuni yang telah tua dan renta merasa ketenangannya terganggu.

"14 KK dari 31 KK telah memberikan kuasanya kepada kita dan kita juga telah mengambil langkah hukum dengan menggugat PTPN IV  ke Pengadilan Negeri Medan, dengan nomor 534/Pdt.G/2021/PN Medan,"terang Mahmud Irsyad Lubis.

Mengakhiri, Mahmud Irsyad Lubis menuturkan agar pemerintah, terutama BUMN, dapat memenuhi permintaan para pensiunan dan keluarga pensiunan PTPN  II dan IV yang telah mengabdi puluhan dan menempati lahan puluhan tahun, dapat mendapati haknya atas lahan yang selama ini ditempatinya.

"atau paling tidak, berikan ganti rugi yang layak kepada mereka yang telah tua dan renta tersebut, agar dapat menikmati sisa hidupnya, penggarap saja bisa menempati lahan PTPN, masa Pensiunan dan keluarganya tak dapat menempati lahan PTPN itu, padahal mereka bekerja puluhan tahun dan telah menempati lahan itu lebih dari 20 tahun, sepertinya naif sekalikan?,"pungkasnya.(ds/Wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini