Terkait Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD, Riski Ramadhan: Komunikasi Saya Dengan Seluruh Anggota Baik dan Terjaga

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Terkait Mosi tak Percaya terhadap Ketua DPRD Serdang Bedagai (Sergai) dr Riski Ramdhan yang dilayangkan 28 Anggota DPRD Sergai, hal ini menjadi konsumsi publik yang harus diluruskan oleh Ketua DPRD.

Ketua DPRD Sergai dr Riski Ramadhan melakukan Konfrensi Pers Senin (21/06/2021) Sekitar Pukul 12:00 WIB di gedung Umum DPRD Sergai, bahkan dr Riski sekaligus mengklarifikasi terkait Mosi tak percaya yang dilakukan oleh 28 anggota DPRD Sergai,semua hanya miskomunikasi saja antara kami sesama anggota DPRD.

Dalam Kesempatan tersebut, turut mendampinginya Koordinator Daerah Sergai -Tebing Tinggi DPD Partai Gerindra Muliyadi, Wakil Ketua DPRD Sergai Siswanto, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sergai Drs. Suprin MM, Kabag Persidangan Suriawan SH.

Riski Ramadhan Hasibuan menyebutkan ada sebanyak 28 Anggota DPRD Sergai yang membuat pernyataan mosi tidak percaya yang masuk ke Sekretariat Dewan (Sekwan). Mosi tidak percaya ini ditujukan kepadanya selaku Ketua DPRD, yang secara langsung menyangkut hubungan kelembagaan di internal DPRD Sergai.

“Surat pernyataan mosi tidak percaya yang masuk di Sekretariat Dewan itu berbentuk photo copy. Ini merupakan dinamika politik yang terjadi di lembaga DPRD untuk menuju pendewasaan di kalangan anggota DPRD Sergai,” katanya.

Riski menambahkan, nantinya surat yang masuk tersebut akan ditindaklanjuti Badan Kehormatan DPRD (BKD) untuk memeriksa dan mempelajari apalah surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua DPRD Sergai sudah memenuhi ketentuan yang telah diatur oleh perundang-undangan. Bahkan Mosi Tidak Percaya ini juga menyasar langsung di DPC, DPD, sampai DPP Partai Gerindra.

“Surat pernyataan mosi tidak percaya ini sudah menjadi konsumsi publik di kalangan masyarakat Sergai. Maka sudah kewajiban dan hak saya selaku Ketua DPRD Sergai memberikan klarifikasi dalam menyampaikan informasi yang benar di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Riski menegaskan, semua program dan kegiatan yang ada di DPRD ini tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak keluar dari aturan perundang-undangan yang ada.

“Dan saya tidak pernah melanggar dari 8 poin yang dituduhkan,”jelasnya.

Sambungnya lagi, Badan Kehormatan Dewan(BKD) telah menindak lanjuti dalam waktu dekat hal ini akan dibahas mereka, bahkan pihak BKD akan memanggil pihak-pihak atau anggota DPRD yang melakukan mosi tak percaya, ini adalah lembaga yang dilindungi undang-undang bahkan kerjapun harus sesuai dengan undang-undang seharusnya kita sesama anggota DPRD saling menghargai dan menghormati, mungkin ini menjadi pembelajaran buat seluruh anggota dan saya selaku pimpinan DPRD yang baru, untuk itu ini akan diperbaiki kedepannya.(ds/putra)

Share:
Komentar

Berita Terkini