Terkait Anggota DPRD Deli Serdang Lakukan Pengerusakan Kantor Kabag Hukum, Tokoh Masyarakat Labuhandeli Kecewa

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Terkait dengan pengerusakan yang dilakukan anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Partai Golkar Mikail TP Purba, di Kantor Kabag Hukum DPRD Deli Sedang kemarin terus mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat.

Kecaman tersebut juga datang dari tokoh masyarakat Labuhan Deli Rudianto. S, kepada wartawan Rudianto mengaku sangat kecewa dengan sikap anggota DPRD yang melakukan perbuatan tidak terpuji dan bersikap premanisme dengan merusak aset pemerintah yang dibeli dari uang rakyat.

Sebagai wakil rakyat, seharusnya beliau menjadi panutan dan harapan warga dalam menyampaikan aspirasi. Namun jika dalam menyampaikan aspirasi dengan tindakan melanggar Hukum itu tidak pantas untuk dijadikan wakil rakyat dan pihak aparat kepolisian harus menindak orang yang melakukan tindakan melanggar Hukum.

Walaupun beliau menjadi anggota DPRD di dalam hukum dirinya memiliki kedudukan yang sama artinya tidak ada yang  kebal hukum.

Sebelumnya,  peristiwa perusakan ini terjadi pada Kamis (10/6/2021). Peristiwa berawal saat Mikail membawa kayu ke ruangan Kabag Hukum DPRD Deli Serdang.

Di dalam ruangan, Mikail memukulkan kayu yang dia bawa ke meja kaca yang melapisi meja itu pecah akibat dipukul Mikail.

Mikail juga disebut sempat mengancam pegawai yang ada di lokasi. Dia mengancam sambil mengarahkan kayu yang dibawa ke pegawai tersebut.

Atas perbuatan tersebut, Kabag hukum DPRD Deli Serdang telah membuat laporan ke Polresta Deli Serdang.

Sementara itu, Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya laporan itu. Dia juga membenarkan anggota DPRD yang dilaporkan itu adalah Mikail TP Purba.

"Iya benar (Mikail TP Purba dilaporkan)," ucap Kombes Yemi dilangsir dari detikcom, Sabtu (12/6/2021).

Kombes Yemi belum menjelaskan secara rinci terkait kasus dugaan perusakan yang membuat Mikail dilaporkan. Yemi mengatakan Mikail dilaporkan pada Jumat (11/6).

"Laporannya kami terima hari Jumat kemarin," jelasnya.(red)

Share:
Komentar

Berita Terkini