Polsek Medan Area Tangkap Pengedar 10 Kg Ganja

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Unit Reskrim Polsek Medan Area, berhasil meringkus seorang pengedar narkotika jenis daun ganja. Dalam mengungkap kasus narkoba ini, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto SH MH, menyamar langsung sebagai pembelinya.

Penyamaran itu membuahkan hasil, Hendra Syahputra alias Indra (48) di Jalan Makmur Pasar VII, Linkungan VIII Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, diringkus dirumahnya Rabu (23/6/2021) yang lalu sekira pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago didamping Kanit Reskrim Iptu Rianto SH MH kepada wartawan, Selasa (29/6/2021) menjelaskan, tersangka ditangkap menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya peredaran ganja di Jqown Makmur Pasar VII, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Mendapati informasi itu, petugas Unit Reskrim melakukan penyelidikan ke lokasi yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rianto.

" Ketika hendak bertransaksi dengan petugas, tersangka lalu masuk ke dalam rumahnya. Lalu, Kanit Reskrim bersama anggota mengikuti dari belakang dan melakukan penyergapan," kata Faidir Chan.

Petugas langsung melakukan penggeledahan, dan ditemukan 10 bungkus berlakban kuning. Saat dibuka dan ternyata ganja dan di perkirakan 10 kg.

"Tersangka pun mengakui barang itu miliknya dan membelinya dari seseorang berinisial A (DPO) seharga Rp. 1 juta dan kembali menjual ganja tersebut dengan harga Rp. 1,2 juta," ungkap Faidir Chan.

Pengakuan tersangka, terang Faidir, selain menjual ganja ukuran kilogram, tersangka juga menjual ganja itu secara eceran dengan harga bervariasi mulai dari Rp. 10 ribu hingga Rp. 50 ribu. 

Tersangka alih profesi menjadi pengedar narkoba jenis ganja. Sebelumnya tersangka sebagai penjual sandal.

"Dirinya mengaku baru empat kali transaksi jual ganja selama 3 bulan ini. Akibatnya tersangka dikenakan UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,"tandas Faidir.(ds/Wandi)

Share:
Komentar

Berita Terkini