Ormas PBB Geruduk Rumah Sakit Mitra Medika..Ini Masalahnya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Puluhan orang yang mengatasnamakan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Cabang Belawan menggeruduk Rumah Sakit Mitra Medika Jalan KL Yossudarso KM 7.5 Tanjung Mulia Kec.Medan Deli, Rabu (2/6/2021) pukul 17.30 Wib.

Kedatangan puluhan massa dengan kemeja warna merah dipimpin Ketua PBB Belawan, Effendi Damanik SH untuk menindaklanjuti laporan dari pasien terkait kepada pihaknya. Bahwa pihak keluarga meminta bantuan PBB Belawan karena tidak terima pasien akan buru-buru dimakamkan sesuai SOP pasien Covid-19.

Effendi Damanik menjelaskan, bahwa pihak keluarga mengadu akan kejanggalan yang dilakukan pihak RS Mitra Medika kepada pasien. Pasalnya, pasien Sudila Zega warga Sicanang berusia 50 tahun yang dirawat meninggal dunia, dan terkesan terburu-buru hendak memakamkan pasien dengan SOP pasien Covid-19 di Rumah Sakit Mitra Medika.

"Kami PBB Belawan mendapat kabar dari warga Belawan tadi malam masuk Rumah Sakit, dan tadi pagi meninggal dunia,dan pihak Rumah Sakit mengabarkan ke keluarga akan memakamkan jenazah secara Covid-19, sehingga keluarga merasa ketakutan," ungkapnya. 

Sebagai bentuk kepedulian sesama warga, PBB Belawan pun mendatangi RS Mitra Medika untuk meminta penjelasan, Effendi Damanik mendesak agar pihak RS Mitra Medika berlaku jujur dan memberi edukasi yang benar kepada setiap korban Covid-19 dan jangan dipersulit,kalau memang korban kenak Covid mana buktinya.

"Kami datang untuk mengonfirmasi kepada pihak RS, dan agar pihak RS memberikan edukasi yang benar kepada keluarga,kalau memang benar Covid-19 tolong jujur dan berikan buktinya! Jangan langsung mengatakan ini Covid-19 dan mau dimakamkan begitu saja. Sampai sekarang bukti Covid-19 belum ada, tapi kenapa pihak RS mendesak keluarga biar cepat dikebumikan,"katanya.

Dalam pertemuan antara PBB Belawan, keluarga pasien, dan pihak RS Mitra Medika disepakati untuk sama-sama menunggu kepastian,semua pihak terkait akan menunggu hasil bukti atau rekam medis tes Covid-19 jenazah pada pukul 21.00 WIB. 

"Tadi sepakat jam sembilan malam menunggu hasil tes PCR. Kami siap menunggu,kami patuhi peraturan, tapi kami minta pihak RS jangan sembarang menetapkan pasien meninggal dunia karena Covid-19," pungkasnya.

Terpisah Humas Rumah Sakit Mitra Medika, Darma dikonfirmasi mengatakan memang hasil lab jenazah belum keluar,Darma pun kemudian meminta mengkonfirmasi langsung lebih rinci kepada dr Fauzi di rumah sakit.

"Iya tadi ada kedatangan massa ormas PBB langsung saja ke Rumqh Sakit datang ya bang sama dr Fauzi. Hasil swab masih menunggu,tadi sudah kondusif ada pengawalan dari Polsek Labuhan polisi,"kata Darma.(Heri)

Share:
Komentar

Berita Terkini