Nekat Jual Narkoba, IRT Ini Susul Suami Ke Penjara

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Perang terhadap narkoba terus dilakukan oleh Polres Labuhanbatu beserta jajaran, kali ini Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menciduk seorang ibu rumah tangga (IRT) terlibat pengedaran narkoba.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial JS (33) warga Dusun Kampung Baru Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kab. Labuhanbatu Utara.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK,MH melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan menyampaikan, penangkapan tersangka berawal adanya informasi dari masyarakat dan postingan di media sosial. Selama sepekan dilakukan penyelidikan dan akhirnya dapat ditangkap hari, Sabtu 5 Juni 2021 sekira pukul 12.00 WIB setelah anggota berhasil melakukan under cover buy.

"Setelah dilakukan cover buy, akhirnya tim berhasil menangkap tersangka dengan barang bukti narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu berat bruto 2 Gram,"sebutnya.

Lanjut, AKP Martualesi Sitepu dari pengakuan tersangka dirinya mendapat pasokan barang haram tersebut dari temannya setiap Minggu.

"Tersangka dapat pasokan sabu 2 gram setiap minggunya dari temannya yang saat ini masih kita buru, tersangka sendiri sudah menjalani bisnis haram ini selama satu bulan setelah suami ditahan atas kasus yang sama,"jelas Kasat.

AKP Martualesi Sitepu juga menyampaikan, pihaknya juga memiliki pekerjaan rumah untuk mencari pengasuh bagi anak - anak tersangka.

"Tersangka yang kita amankan ini memiliki tiga orang anak yang masih kecil - kecil, disini rasa kemanusiaan kita diuji. Makanya kita berusah mencari keluarga tersangka yang bisa menjaga anak - anak tersebut. Bila tidak ada kota akan berkordinasi dengan Pemkab Labuhanbatu Utara,"jelasnya.

Dalam kesempatan ini juga Kasat menghimbau kepada warga sesulit apapun dalam himpitan ekonomi tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

"Terhadap JS dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun,"tandasnya.(Aji)

Share:
Komentar

Berita Terkini