Komisi I DPRD Medan Minta Kominfo Maksimal Sosialisasikan Program Walikota

Dibaca:
Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Komisi I DPRD Kota Medan meminta kepada Dinas Kominfo Kota Medan untuk dapat memastikan program Walikota Medan disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. 

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Medan dengan Dinas Kominfo, Selasa (8/6/2021), Abdul Latif mewakili Komisi I meminta agar semua program yang sudah tergetkan oleh Walikota Medan Bobby Nasution bisa sampai kepada masyarakat.

"Kerja Walikota Medan kurang disosialisasikan oleh Dinas Kominfo ke publik. Menurut saya, kalau dana publikasi untuk media cetak dan online cukup, pasti beritanya tercover semua. Dan kalau kurang, segera ajukan ke DPRD untuk penambahan anggarannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Rudiyanto mempertanyakan tentang, apakah program yang ditergetkatkan bisa terwujud di masa Pandemi Covid-19.

“Jagan sampai target yang akan dicapai nantinya tidak maksimal. Sehingga dapat menghambat kinerja Walikota Medan. Oleh sebab itu, Pemko Medan bisa merealisasikan penambahan dana kerjasama pemberitaan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan, Zain Noval, S.STP. MAP mengatakan seluruh program kerja Pemko, khususnya yang akan dikerjakan Dinas Kominfo,  sudah disosialisasikan oleh media cetak maupun online yang terdaftar dan bekerja sama pemberitaan dengan Dinas Kominfo Medan.

Namun begitu, pihaknya meminta penambahan anggaran publikasi agar terwujudnya informasi data yang akurat untuk kemajuan Kota Medan.

Zain Noval menambahkan untuk saat ini, Dinas Kominfo menerima anggaran sekitar Rp 37.441.650.580 miliar. Anggaran itu akan direalisasikan untuk menunjang dan sosialisasi kinerja Walikota dan Wakil Walikota Medan di media. 

"Saat ini, ada lima program kegiatan unggulan yang akan dikerjakan oleh Dinas Kominfo Medan yang sudah dicapai sekitar 23.9%. Seperti Program Informasi dan Komunikasi Publik Rp 10.887.900.776, Program Aplikasi Informatika Rp 13.850.400.000, Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral Rp 126.000.000 dan Program Penyelenggaraan Persandiaan Pengamanan Informasi Rp 533.200.000,” paparnya. (DS/ Dik)







Share:
Komentar

Berita Terkini