Dua Kurir Sabu Seberat 1 Kg Divonis 14 Tahun Penjara

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Majelis Hakim yang diketuai Donald Panggabean menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa M Taufik Ramadhan dan M Reza selama 14 tahun denda 1 miliar sub 3 bulan.

Putusan terhadap kedua terdakwa ini dibacakan Majelis Hakim saat di ruang sidang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (2/6/2021).

"Mengadili menjatuhkan hukuman kepada masing-masing terdakwa M Taufik Ramadhan dan M Reza selama 14 tahun, denda 1 miliar dengan ketentuan apabila tak dibayar maka akan digantikan dengan 3 bulan penjara," ucap ketua Majelis Hakim Donald Panggabean.

Setelah mendengar putusan dari Majelis Hakim, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Mengutip dakwaan JPU, bermula pada hari Kamis tanggal 05 Nopember 2020 sekira pukul 19.30 Wib  terdakwa sedang tiduran di kamar terdakwa, tiba-tiba Teguh (belum tertangkap /DPO) menyumpai terdakwa dan berkata “ayok fik keluar jalan-jalan”. Lalu terdakwa menjawab “mau ke mana bang”, lalu Teguh menjawab “ayok lah keluar bentar temani abang”. Lalu terdakwa menjawab “mau ngapai bang”, lalu Teguh menjawab “ayok lah”, lalu terdakwa beserta Teguh langsung pergi ke Jalan Flamboyan Medan dan sesampainya di tempat tersebut Teguh menghubungi Muhammad Reza (berkas terpisah) dan berkata “di mana”, lalu Muhammad Reza mengatakan “di toko parfum pakai kereta vario warna hitam”.  

Setelah itu Teguh mengatakan “ya udah tunggu situ”, selanjutnya Teguh mengeluarkan bungkusan narkotika jenis shabu, dan setelah berjumpa dengan Muhammad Reza, Teguh langsung menyerahkan bungkusan narkotika jenis shabu tersebut kepada Muhammad Reza. Setelah itu terdakwa bertanyak kepada Teguh mengatakan “berapa banyak itu bang tadi shabu nya”, lalu Teguh menjawab “tadi abang jemput 2 kg, itu yang abang serahkan 1”. 

Lalu terdakwa menjawab “kapan abang ngambil nya”, setelah itu Teguh menjawab “tadi siang abang ambil”, lalu terdakwa menjawab “oh iya bang”, selanjutnya terdakwa beserta Teguh langsung pulang kerumah dan pada saat terdakwa sedang di rumah tiba-tiba datang petugas Polisi langsung menangkap terdakwa, sedangkan Teguh berhasil kabur dari rumah dan ditemukan 1 bungkus plastik teh warna hijau yang bertuliskan tulisan cina merek Guanyinwang seberat 1 kg.

Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam Pidana pasal 114 (2) Jo. Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini