Dinilai Arogan, Warga Meminta Kapus Saitnihuta dievaluasi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Dinilai arogan dalam melaksanakan kinerjanya, warga Desa Saitnihuta meminta agar Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) mengevaluasi atau mengganti Kepala Puskesmas Saitnihuta.

Hal itu dikatakan, Maklen Simamora didepan para awak media di Desa Saitnihuta, Sabtu (26/06/2021).

Maklen menilai, Kepala Puskesmas (Kapus) Saitnihuta memiliki sifat arogan dan kurang bersahabat terhadap warga sekitar. Dimana Kapus Saitnihuta memukul meja kerjanya saat warga meminta penjelasan atas keluarnya hasil pemeriksaan Covid-19 yang berbeda.

Bukan hanya itu, warga menilai Kapus Saitnihuta selama ini tidak mampu menjalankan kinerjanya selaku Pimpinan di Puskesmas tersebut.

"Udah beberapa kali warga di sini kecewa atas pelayanan di Puskesmas ini. Bahkan warga pernah hampir anarkis di Puskesmas Saitnihuta gara-gara pelayanan yang kurang bagus. Dari situ kita sudah bisa tahu, bahwa Kapusnya tidak mampu memimpin," ucap Maklen yang juga Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Saitnihuta itu.

Dirinya meminta, agar Bupati Humbahas mengevaluasi Kapus tersebut dan menganti Kapus yang benar-benar memiliki attitude yang baik, jiwa pekerja dan melakukan pelayanan terhadap warga dengan baik.

"Saya mohon kepada Pimpinan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan agar secepatnya mengganti Kapus Saitnihuta ini. Jangan sampai warga yang ingin berobat ke Puskesmas Saitnihuta ini malah menjadi tambah penyakit gara-gara pelayanan yang kurang bagus," pintanya.

Menanggapi hal itu, Kapus Saitnihuta dr Wika Tambunan membenarkan hal tersebut.

Kata Wika, dirinya memukul meja lantaran masyarakat yang kecewa ribut dan saling mengeluarkan pendapatnya.

"Betul, saya memukul meja amang, tapi saya lakukan itu karena semua warga bicara," ucapnya kepada awak media, Sabtu (27/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Humbahas, dr Sudung Silaban saat dimintai tanggapannya melalui pesan WhatsApp nya, sampai berita ini diterbitkan, tidak ada balasan.

Diketahui, Kapus Saitnihuta memukul meja saat warga Desa Lumban Purba dan Desa Saitnihuta meminta penjelasan atas dinyatakannya dua orang warga Desa Lumban Purba dan Saitnihuta terpapar Covid-19, padahal setelah warga melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit HKBP Balige dan Rumah Sakit Tingkat IV 01.07.01 (dikenal RS Tentara) Pematang Siantar dengan hasil Negatif.

Dimana dasar warga meminta penjelasan kepada Kapus Saitnihuta adalah, bahwa pihak Puskesmas Saitnihuta yang datang ketempat warga untuk memeriksa dan mengambil sampel dalam pemeriksaan Covid-19.(ds/carlos)

Share:
Komentar

Berita Terkini