Rudapaksa Keponakan Hingga Berdarah,RD Babak Belur Dimassa

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - RD (29) warga Kec Simpang Empat, Kab Asahan babak belur diamuk massa. Kemarahan warga itu akibat pelaku yang nekat 

menyetubuhi IR (16) yang merupakan keponakannya sendiri hingga berdarah, Minggu (16/5) sore.

Untung saja, warga yang emosi melihat aksi pelaku dapat ditenangkan oleh warga lainnya dengan mengarahkan supaya pelaku dibawa ke Mapolres Asahan.

Kasat Reskrim Polres Asahan,AKP Ramadhani ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (17/5) sekira pukul 13:32 Wib melalui saluran aplikasi WhatsApp membenarkan kejadian tersebut. 

Dijelaskan Kasat Reskrim, RD adalah paman korban yang menumpang di rumah orang tua korban, dimana pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.

"Semalam baru kami amankan seorang tersangka dalam kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh RD yang merupakan warga Kec  Simpang Empat Kab Asahan," ujar Dhani.

Lanjut Dhani, posisi korban yang saat itu didalam kamar dalam kondisi sedang tertidur, kemudian korban masuk ke dalam kamar dan melancarkan aksinya.

"Karena dia lihat sedang tertidur, maka dia masuk kedalam kamar dan mensetubuhi IR," jelasnya.

Agar memuluskan aksinya, pelaku mengancam korban untuk tidak berteriak "Apabila korban memberi tahu, maka akan di bunuh," katanya.

Kemudian, korban diam dan dilakukanlah perbuatan tersebut oleh pelaku. Parahnya lagi, pelaku mencuci celana dalamnya yang berdarah akibat perbuatannya.

"Saat pelaku kekamar mandi untuk mencuci bekas darah, maka korban langsung teriak dan meminta tolong ke masyarakat," ujar Dhani.

Sehingga warga berdatangan dan mengamankan pelaku dari rumah korban. Akibat perbuatannya, pelaku di sangkakan dengan pasal 81 ayat 1 UU no. 35 tahun 2014 perubahan dari UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.

"Untung warga dapat ditenangkan saat itu. Kalau tidak, mungkin pelaku sudah tewas babak belur dimassa warga sekitar," sebut Kasat Reskrim.

Sementara,RD dalam pengakuannya di Mapolres Asahan, mengaku melakukan perbuatan tak terpuji itu di rumah orang tua korban, dimana rumah dalam keadaan kosong

"Saat itu kami bertiga dengan adik IR yang masih berusia 2 tahun. Saya sedang menidurkan adiknya," ujar pelaku RD pada wartawan, Senin (17/5) saat diperiksa oleh penyidik di ruangan UPPA Polres Asahan.

Kemudian, kata RD, saat dirinya hendak membuat susu ke belakang, korban sudah berada di kamar, kemudian saya kembali menidurkan adiknya.

"Saat disitu saya membuat susu ke belakang, kemudian kembali kekamar IR sudah di dalam," kilahnya.

Sesudah adik IR tertidur, pelaku melakukan aksinya dengan membuka celana korban dan langsung mensetubuhi korban.

Pelaku mengaku tidak ada pemaksaan dan ancaman yang di lontarkan oleh pelaku."Tidak ada perlawanan saat itu. Dia (IR,Red) hanya diam saja," kata pelaku.

Namun, pelaku mengaku mencuci celana dalam miliknya yang berdarah akibat perbuatannya tersebut.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini