Rony Situmorang Desak Eksploitasi Hutan di KDT Dihentikan

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatra Utara (DPRD Sumut) Rony Reynaldo Situmorang mendesak pemerintah agar menghentikan sementara semua aktivitas eksploitasi hutan di Kawasan Danau Toba (KDT), baik yang dilakukan oleh perusahaan maupun kelompok masyarakat.

Pasalnya, tegas Politisi Muda Partai NasDem ini, kerusakan lingkungan, khususnya kawasan hutan di KDT sudah sangat parah, dibuktikan dengan terjadinya banjir dan longsor di Parapat belum lama ini. 

"Hentikan dulu semua yang berkaitan dengan eksploitasi hutan, apakah itu yang dilakukan perusahaan semisal TPL atau masyarakat. Sudah jelas banjir dan longsor yang terjadi di Parapat itu karena hutannya sudah hancur," kata Rony diruang kerjanya Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (20/5/2021).

Rony juga meminta agar peruntukan suatu kawasan hutan, terutama di Kabupaten Simalungun, dikembalikan seperti sedia kala. Apalagi status KDT dengan nama Geopark Kaldera Toba sudah masuk dalam keanggotaan Geopark UNESCO yang segala aspek ekologisnya adalah hal terpenting yang harus benar-benar terjaga.

"Tak ada artinya keindahan Danau Toba, tapi rusak ekosistemnya. Karena itu saya setuju dibentuk tim untuk mengusut penyebab banjir dan longsor di Parapat itu dan untuk sementara dihentikan dulu eksploitasi hutannya," tandas legislator asal daerah pemilihan Siantar-Simalungun ini.

Melengkapi informasi, status Geopark Kaldera Toba bisa dicabut bila stakeholdernya tidak bisa menjamin keterjagaan ekologis di kawasannya yang merupakan unsur penting dalam konsep Geopark. (sus)

Share:
Komentar

Berita Terkini