Polsek Percut Seituan Belum Mampu Tangkap Pelaku Utama Penyiraman Air Keras Terhadap Fery

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - 
Lima bulan sudah kasus penyiraman air keras terhadap seorang pria bernama Fery (25) merupakan pedagang ikan di Jalan Cemara, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei tuan pada hari Minggu (6/12/2020) lalu, hingga kini Polsek Percut Seituan belum mampu meringkus pelaku utamanya yang kerap disapa Mamek

Polisi hanya berhasil mengamankan Anisa Fitri alias Caca yang merupakan pacar korban dan seorang rekanya bernama Azwin Muhazir.

Kejadian sadis ini dilatar belakangi oleh cinta segitiga antara korban, Caca dan Mamek.

Kapolsek Percut Seituan AKP Janpiter Napitupulu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/5/2021) melalui pesan WhatsApp belum dapat memberikan konfirmasinya, pesan WhatsApp yang dikirim hanya dibacanya saja. 

Diketahui kejadian bermula saat Caca dan pelaku datang ke rumah korban untuk meminta kunci rumah kosnya yang dititipkan  pada korban yang berada di Jalan Budi Utomo, Kecamatan Medan Tembung dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario BK 2597 AJD pada hari, Minggu (6/12/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Saat tiba di rumah kost, Caca masuk kedalam kamar kos, korban pun menyerahkan kunci kamar kos Caca. 

Namun, saat itu korban merasa curiga pada Caca yang datang bersama seorang pria. Setelah kembali, korban berusaha mengikuti keduanya, namun saat itu korban melihat Caca berbicara dengan seorang pria lainnya tak jauh dari rumah kost Caca.

Selanjutnya pria yang tadi berboncengan dengan cara kembali berboncengan dengan pria lain ( belakangan diketahui bernama Mamek ). 

Selanjutnya keduanya memacu kendaraannya berlawanan arah dengan korban, saat berpapasan, Mamek langsung menyiramkan air keras ke wajah Fery yang mengakibatkan wajahnya mengalami luka bakar serius hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit.

"Saya minta agar tersangka utama bernama Mamek yang melakukan penyiraman air keras terhadap anak saya segera ditangkap, karena sudah lebih dari 6 bulan si Mamek blum juga ditangkapnya,"ucap Erwinsyah pada awak media melalui sambungan telepon, Rabu (5/5/2021) Siang.

Lanjutnya lagi, akibat kejadian itu anak saya harus menjalani operasi pemulihan wajah sebanyak 13 kali.

"Semenjak kejadian udah 13 kali si Fery operasi pemulihan wajah akibat disiram air keras oleh pelaku dan harus mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah. Saya minta agar pelaku secepatnya bisa ditangkap, "pinta ayah korban. 

Sementara itu korban mengaku hingga saat ini masih merasa trauma akibat peristiwa itu.

"Setelah kejadian itu, sudah 13 kali operasi kulit wajah di RS Banda Aceh, sudah ratusan juta uang yang keluar, saya minta Kapolsek Percut Seituan secepatnya menangkap pelaku utama, saya trauma sampai saat ini, cacat wajah saya akibat peristiwa itu, "pungkas Fery. (ds/Tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini