Lakukan Penipuan, Oknum Polri Dituntut 30 Bulan Penjara

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Oknum Polri Sutarso dituntut selama 36 enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Randi H Tambunan saat di persidangan yang digelar di ruang Cakra 9 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/5/2021).

"Meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Sutarso selama dua tahun dan 6 bulan penjara," ucap JPU Randi dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Denny L Tobing, SH, MH.

Dalam tuntutan JPU, Randi menyebutkan bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 KUHP. Dalam perkara ini terdakwa Sutarso menjanjikan sesuatu keuntungan kepada korban dalam bisnis penjualan sapi.

Randi dalam tuntutannya juga menyebutkan bahwa terdakwa menjanjikan suatu keuntungan yang tidak bisa dipenuhinya.

Sebagaimana perjanjian terdakwa dengan korban sepasang suami istri yakni Rudi Silaen dan Greis Sutra Yusnita Sitorus yang telah menanamkan modal Rp800 juta untuk pembelian 100 ekor sapi dengan keuntungan Rp 2,5 juta perekornya, pada Desember 2019.

Namun sesampai pada tanggal dan waktu perjanjian terdakwa tidak bisa memenuhi janjinya, meski demikian korban tetap percaya kepada terdakwa dengan membawanya ke kandang sapi dikawasan Dusun XXII Pondok Rawa Sampali RT 005 RW 000 Kelurahan Sampali, Percutseituan, Deli Serdang.

Sementara itu terdakwa juga melakukan kerjasama dengan Armensyah bersama Hj Eriyana Maret 2020. Dimana sesuai kesepakatan terdakwa menjanjikan keuntungan yang sama.

Untuk investasi ini, Armensyah dan Hj Eriyana menanamkan investasi Rp824 juta dengan 110 sapi yang lokasi kandangnya sama ditempat Rudi dan Greis.

Hingga Agustus 2020 atau sekiranya sesudah Idul Adha perjanjian keuntungan yang diberikan namun juga tak diberikan dengan alasan sapi belum terjual.

"Anehnya lagi sapi-sapi milik para korban tidak ada diberikan tanda, sehingga sapi mana yang telah di jual atau belum terjual tidak tahu karena tak ada tandanya," ungkap Randi sembari mengatakan sehingga mengakibatkan para korban terkecoh dimana sapi antara investor satu dengan investor yang lainnya tak diberikan tanda sehingga mengakibatkan mereka menganggap sapinya tetap ada.

Setelah beberapa lama, para investor ini pun tahu bukan mereka saja yang diperdaya oleh terdakwa namun ada beberapa orang yang menanamkan investasi kepada terdakwa juga tidak mendapatkan keuntungan.

Bahkan dalam penuturan terdakwa sendiri ia berhasil menarik investor senilai Rp14 milliar.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini