Jaksa Kejatisu Tuntut Mati Hans Wijaya..Ini Kasusnya

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com -  Tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Sumut, Maria Fr Tarigan, S.H dan Novrika, S.H menuntut mati terdakwa Hans Wijaya Alias Hans saat dipersidangan yang digelar di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (12/5/2021).

Dalam tuntutan JPU, Maria menyebutkan bahwa terdakwa Hans terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) jo. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan pertama Penuntut Umum. 

Seusai mendengar tuntutan dari JPU Majelis Hakim yang diketuai Ahmad Sumardi, SH, MH menunda persidangan. Persidangan dilaksanakan secara virtual dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. Persidangan selanjutnya akan digelar setelah libur cuti bersama lebaran dengan agenda pembacaan pledoi (nota pembelaan) dari kuasa hukum terdakwa. 

Dalam dakwaan JPU, terdakwa HW ini merupakan pengembangan terhadap perkara narkotika jenis shabu yang dilakukan oleh DE (berkas terpisah) dengan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 23.000 (dua puluh tiga) gram netto. Selanjutnya Tim Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan sejak tanggal 8 Agustus 2020, tentang keberadaan pelaku lainnya didaerah Tanjung Balai, namun pelaku tidak berhasil ditangkap karena kapal pelaku berangkat menuju ke Jakarta, sehingga petugas mengikuti terus sampai ke Jakarta.

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2020, sekitar pukul 03.00 wib terdakwa berada dirumah kontrakan  di Pondok Ungu Permai Blok DD.2 No.18 Kel. Kali Abang Tengah Kec. Bekasi Utara Propinsi Jawa Barat, mendapat telephone dari Alux mengatakan  supaya terdakwa menjemput barang (paket narkoba) kedaerah pasar Kalibaru Cilincing Jakarta Utara.

Setelah itu terdakwa langsung berangkat dengan menggunakan mobil saya Daihatsu Xenia warna biru No.Pol : B 2972 KOH, menuju kedaerah Kalibaru, saat itu terdakwa dihubungi oleh seseorang yang mengarahkan  kedaerah pasar Kalibaru. Setelah melakukan komunikasi dengan orang suruhan Alux lalu sekitar pukul 05.40 wib, terdakwa bertemu dengan orang suruhan Alux  dipinggir jalan pasar Kalibaru.

Kemudian terdakwa membuka bagasi belakang mobil  dan orang tersebut mengangkut 2 karung goni plastik warna putih dan 1 box plastik meletakkan dibagasi belakang mobil terdakwa, setelah itu terdakwa menutup pintu belakang mobil dan kemudian   langsung pergi.

Kemudian pada saat  terdakwa sedang mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna biru No.Pol : B 2972 KOH, dengan  membawa  2 karung paket narkoba jenis shabu dan 1 box palstik berisi paket pil extasy  tiba dipinggir jalan Kalibaru Barat 7 Cilincing Jakarta Utara, tiba-tiba mobil terdakwa dipepet oleh mobil lain dan menghalangi mobil terdakwa.

Setelah berhenti tiba-tiba datang beberapa orang petugas Kepolisian berpakaian preman langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa, setelah itu petugas melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa dan mobil yang terdakwa kendarai. Dari hasil pemeriksaan dibagasi belakang mobil ditemukan 2 karung goni plastik warna putih yang didalamnya terdapat 2 tas jinjing plastik warna merah dan hijau muda berisi 50 bungkus plastik dalam kemasan warna hijau bertuliskan GUANYINWANG berisi narkotika jenis shabu dan 1 box plastik transparan yang didalamnya terdapat 5 bungkus plastik bening tembus pandang berisi pil extasy warna pink dengan bentuk kotak.(Sagala)

Share:
Komentar

Berita Terkini