Diduga Rebutan Lahan Parkir Liar,Tomi Tewas Ditikam

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Diduga rebutan lahan parkir liar yang berada di Jalinsum Kisaran depan Graha Indah. Bardansyah Damanik alias Tomi (42) warga Gang Kurnia Jalan Hos Cokroaminoto Kisaran, tewas ditikam dua preman,Senin (3/5) sekira pukul 22:30 Wib.

Selang beberapa jam kemudian, kedua pelaku Dedi Harli Sianturi (40) Warga Jalan Akasia Kisaran dan M.Siburian (46) warga Jalan Graha Indah Kisaran, berhasil diringkus petugas.

Informasi yang diperoleh awak media ini dilapangan menyebutkan, awalnya pertikaian yang menewaskan pria dua anak itu disebabkan dengan adanya aksi rebutan lahan parkir bongkar muat sayur.

Dimana selama ini lahan parkir liar yang berada di wilayah sekitaran rumah korban, dikuasi oleh pemuda setempat yang dijaga oleh Dadang dan rekannya yang merupakan anggota Tomi. Namun,entah kenapa lahan parkir itu akan dikuasai oleh preman Dedi dan M.Siburian bersama rombongannya.

Pasalnya,saat parkir dijaga oleh Dadang Cs. Dedi dan M.Siburian bersama kelompok ormas melakukan penyerangan di lahan parkir. Merasa kalah,Dadang memanggil Tomi kerumah nya untuk membantu melawan Dedi dan M.Siburian di lokasi.

Mendengar adanya insiden tersebut, korban Tomi merasa keberatan bergegas dengan mendatangi kedua pelaku bersama rekan rekannya di lahan parkir. Namun, saat dicari kedunya tidak jumpa oleh Tomi di lahan parkir.

Berselang beberapa jam kemudian, akhirnya korban Tomi bertemu dengan keduanya di Kompleks Graha Indah. Saat ketemu, kedua kubu sempat bersitegang.

Ribut hingga saling memakipun terjadi saat itu. Entah siapa yang memulai,tiba tiba saja perkelahian terjadi antara keduanya dengan saling menyerang.

Korban Tomi yang menyerang keduanya dengan kayu Broti, sementara kedua pelaku menyerang dengan menggunakan pisau dan parang panjang.

Perkelahian dua lawan satu pun tidak terelakan antara keduanya.Naas,saat korban akan melawan keduanya dengan kayu,paha kiri korban duluan kena tikam oleh kedua pelaku. Akibatnya,korban terkapar bersimbah darah di jalan.

Melihat hal itu,kedua pelaku langsung kabur melarikan diri. Sedangkan korban dibawa ke RSUD HAMS Kisaran. Sampai di Rumah sakit nyawa korban tidak terselamatkan lagi dan meninggal saat akan ditangani pihak medis.

Namun,selang beberapa jam kemudian kedua pelaku berhasil diringkus oleh polisi dari unit Jatranras Polres Asahan.

Terpisah,salah seorang saksi mata yang tidak ingin disebut namanya pada wartawan di RSUD HAMS Kisaran,mengaku kalau peristiwa tersebut bermula dari lahan parkir yang berada di Jalinsum pinggir graha indah.

"Awalnya Dadang saat parkir diserang Dedi dan M.Siburian. Karena tak sanggup melawan, Dadang mengadukan ke si Tomi. Setelah itu, terjadi bacok bacokan antara mereka Bang," ucap sumber pada awak media

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Rahmadani SH MH ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/5) sekira pukul 15:40 Wib, membenarkan adanya perkelahian yang menyebabkan seorang tewas.

"Kedua pelaku sudah kami amankan. Sedangkan mayat korban sudah kami lakukan autopsi dan sudah diserahkan ke keluarga korban untuk dikebumikan," ujar Kasat Reskrim.(Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini