"Walikota se-Rasa Presiden", Pengaman Walikota Medan Arogan!

Dibaca:
Editor: Bang Romi author photo

dailysatu.com- Buntut pengusiran terhadap wartawan saat akan melakukan konfirmasi kepada Walikota Medan, Bobby Nasution, menuai aksi protes para jurnalis di Kota Medan. Akibatnya, aksi protes pun mereka lakukan dengan mendatangi Kantor Walikota Medan, di Jl Maulana Lubis Medan, Kamis (15/4/21). 

Para jurnalis menilai pengamanan yang ada di sekeliling Walikota Medan terlalu arogan. Dan ini merupakan bentuk referensi istana yang arogan dan ada di Kota Medan. 

Meski sama-sama diketahui Walikota Medan bagian dari keluarga Presiden yang memang harus ada pengawalan, tetapi itu hanyalah sebatas pengawalan. 

"Apakah kawan-kawan wartawan menjadi ancaman bagi Walikota Medan. Padahal walikota dipilih oleh masyarakat Kota Medan untuk memimpin Kota Medan. Tidak ada hak sedikitpun Paspampres atau orang-orang yang mengawal walikota untuk menghalang-halangi tugas jurnalistik, " ungkap Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Medan, Liston Damanik. 

Dikatakannya, dalam UU Pers 40 juga sudah dijelaskan Kebebasan Pers merupakan salah satu wujud dari demokrasi bangsa di negeri ini. 

"Tetapi, baru hari ini dan pertama kali, bentuk arogansi istana, hari ini wujudnya ada di gedung kantor Walikota Medan. Kami sebagai wartawan menolak keras bentuk arogansi yang ada dan terjadi hari ini, " pungkasnya. 

Terkait itu, para jurnalis Kota Medan juga meminta Bobby Nasution bisa menjamin para wartawan tidak kesulitan lagi untuk melakukan konfirmasi. Terutama saat para wartawan melaksanakan tugas-tugas jurnalistiknya.(DS/romisyah)

Share:
Komentar

Berita Terkini